KEPRI

Retribusi Sampah di Tanjungpinang Belum Maksimal

Terlihat warga Kemboja membersihkan sampah di seputaran pelantar. Foto Ist

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Retribusi sampah di Kota Tanjungpinang belum dilakukan dengan maksimal.

Demikian dikatakan Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah. Untuk itu, Lis mengimbau terkait persampahan agar dapat dikelola dengan baik.

“Retribusi sampah juga dapat meningkatkan PAD Kota Tanjungpinang, maka diharapkan supaya OPD dan kelurahan dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait kewajiban retribusi sampah, serta menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pengelolaan sampah yang efektif dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,”tegas Lis, Selasa (15/7/2025).

Ia juga menekankan, bahwa diperlukan integritas dari seluruh Aparatur di setiap Perangkat Daerah dan harus mampu meminimalisir dan mencegah segala kendala yang dapat mengganggu jalannya roda pemerintahan.

“Agar roda pemerintahan berjalan baik, diperlukan sinergitas dari seluruh unsur yang terlibat, maka dari itu penting untuk membangun komunikasi yang baik antar perangkat daerah hingga tingkat kelurahan. Perencanaan yang matang, serta harus dilakukan evaluasi secara menyeluruh agar segala prosesnya berjalan lancar, dan juga amati segala potensi pendapatan daerah yang ada dikawasan bapak ibu. Jika ada kendala, lakukan pencegahan, segera dicari solusi atau jalan keluarnya,” tegas Lis.

Lis juga menyampaikan bahwa perangkat daerah bergerak harus sesuai tupoksi, dan lakukan pengawasan untuk memastikan kinerja yang efektif dan efisien, terutama ditingkat Kecamatan dan Kelurahan harus selalu lakukan pengawasan di wilayah masing masing.

“Kolaborasi dan sinergitas antara perangkat daerah bersama kecamatan dan kelurahan harus dijalankan, terutama dalam melakukan komunikasi dan pengawasan terkait adanya potensi pendapatan asli daerah. Maka setiap pejabat di kecamatan dan kelurahan harus sering turun lapangan untuk melakukan pengawasan, baik masalah pembangunan yang potensi melanggar aturan, hingga memastikan kebersihan lingkungan sekitar tetap terjaga,” ucap Lis.(jp)

Editor: yn

Back to top button