KEPRI

Heboh, Pria Tak Dikenal Bermasker Masuk Rumah Warga di Desa Ladan Anambas

Ilustrasi, pria tak dikenal memakai masker membawa karung masuk rumah warga. Foto desaign prokepri/ai

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Warga RT 02 RW 07, Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, dihebohkan gara-gara seorang pria tak dikenal memakai masker masuk ke salah satu rumah warga setempat pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa tersebut membuat dua anak yang berada di dalam rumah ketakutan hingga bersembunyi.

Hingga berita ini ditulis, identitas pria tersebut belum diketahui dan pihak keluarga belum melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

Yupin, kakek dari kedua anak yang berada di rumah saat kejadian, mengatakan, dirinya mengetahui peristiwa itu setelah pulang dari masjid.

Setibanya di rumah, kedua anak memberi tahu bahwa ada seorang pria tak dikenal masuk ke rumah anaknya, Bella.

“Anak saya yang nomor dua bilang ada orang naik ke rumah Bella. Orang itu membawa karung, membawa kain, memakai masker, dan berpakaian hitam,” ujar Yupin.

Keterangan tersebut diperkuat oleh cucunya, Afifah (11) dan Juwi, yang mengaku melihat langsung pria tersebut.

Menurut pengakuan Afifah, saat kejadian Juwi sedang berada seorang diri di rumah. <span;>Karena takut melihat orang asing masuk ke rumah, Juwi pun langsung bersembunyi.

Mendengar informasi itu, Yupin bergegas menuju rumah anaknya. Namun saat tiba di lokasi, warga sudah mulai berdatangan, sementara pria yang diduga masuk ke rumah tersebut sudah tidak berada di lokasi.

Menurut keterangan Afifah kepada kakeknya, pria itu mengenakan masker, membawa karung, selembar kain, dan diduga membawa benda tajam.

Karena ketakutan, Juwi memilih bersembunyi di gudang yang berada di samping rumah.

Tak lama kemudian, Afifah masuk ke dalam rumah dan mendapati pria tersebut masih berada di dalam.

Saat ditanya sedang mencari siapa, pria itu disebut menjawab sedang mencari seorang anak yang sebelumnya dilihatnya.

Tidak lama setelah Afifah masuk ke rumah, pria tersebut yang ada dirumah keluar dan meninggalkan lokasi.

Usai kejadian, warga sekitar berdatangan ke rumah tersebut untuk memastikan kondisi.

Sejumlah tetangga dan imam masjid turut hadir setelah mendengar kabar adanya orang asing yang masuk ke rumah warga.

Saat tiba di lokasi, Yupin mengaku mendapati cucunya, Juwi, dalam kondisi syok dan menangis.

“Cucu saya bilang ada orang masuk ke rumah. Kami tidak kenal orang itu, jadi dia bersembunyi di gudang karena takut,” tutur Yupin.

Berdasarkan keterangan keluarga, pria tersebut tidak dikenal oleh warga sekitar.

Ia disebut mengenakan masker, membawa karung dan selembar kain.

Sementara isi karung maupun tujuan kedatangannya hingga kini belum diketahui secara pasti.

Meski demikian, hingga saat diwawancarai melalu telepon , Yupin dan keluarganya mengaku belum membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian maupun pemerintah desa.

“Kami belum membuat laporan. Yang datang hanya tetangga-tetangga dan imam masjid,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan masuknya orang tak dikenal ke rumah warga tersebut.

Motif maupun identitas pria yang dimaksud masih belum diketahui.

Seluruh informasi dalam berita ini masih berdasarkan kesaksian keluarga di lokasi, sehingga menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.(agussuradi)

Editor: yn

Back to top button