Jumlah Pelamar CPNS di Pemko Tanjungpinang Tembus 1052 Orang

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang sudah mencapai 1052 orang. Jumlah itu diprediksi akan terus bertambah, karena penutupan pendaftaran diundur sampai tanggal 15 Oktober mendatang.
“Kondisi pelamar CPNS sampai pukul 4 sore hari ini sudah mencapai 1053 orang. Penutupan pendaftaran diundur sampai tanggal 15 Oktober,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tanjungpinang, Drs. Tengku Dahlan, M. T, Jumat (5/10/2018).
Tengku memastikan BKD mulai melakukan Verifikasi kelengkapan berkas administrasi bagi data pendaftar yang telah masuk. Dari 1052 pelamar, sambung dia, yang sudah diverifikasi sebanyak 785 orang.
“Kita terus melakukan pemantauan terhadap proses pendaftaran CPNS tahun 2018 ini,” tutur Tengku.
Diundurnya jadwal pendaftaran CPNS, masih Tengku, merupakan hasil rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) tanggal 3 Oktober kemaren. Perpanjangan ini dilakukan otomatis, sehingga kementrian/lembaga/pemerintah daerah tidak perlu melakuka setting ulang penutupan penerimaan.
“Diputuskan penerimaan CPNS melalui ‘sscn.bkn.go.id’ diperpanjang sampai 15 Oktober pukul 23.59 Wib. Pengaturan ulang jadwal pelaksanaan seleksi sebagai akibat dari perpanjangan ini dilakukan secara terpusat oleh Panselnas,” ungkap Tengku.
Tengku menerangkan, jadwal revisi tentatif pelaksanaan seleksi CPNS yakni pendaftaran 26 September-15 Oktober, seleksi administrasi 28 September-20 Oktober dan pengumuman kelulusan seleksi administrasi 21 Oktober.
“Pengumuman akhir jadwalnya tetap yakni 3 Desember 2018 ini,” tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Pemko Tanjungpinang membuka lowongan CPNS tahun ini. Pendaftaran sudah dibuka pada tanggal 19 September lalu.
Kuota CPNS yang dibuka sebanyak 247 orang, terdiri tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.
Tenaga pendidik total kuotanya 164 orang, tenaga kesehatan 66 orang dan tenaga teknis 17 orang.
Dari tiga bidang itu, tenaga pendidik terdiri dari guru agama Islam 22 orang, Budha 3 orang dan guru agama lainnya 135 orang.
Sedangkan di tenaga kesehatan meliputi bidang dokter umum 10 orang, dokter anak 2 orang, dokter nkulit 2 orang, dokter gigi 3 orang, perawat gigi 4 orang, keperawatan umum 16 orang dan kebidanan 17 orang dan termasuk tenaga teknis 17 orang.
Penulis/Editor : YANDRI
