KEPRI

Kantor PT PRP di Tanjung Unggat Ludes Terbakar

Tampak mess tempat tinggal karyawan sekaligus kantor milik PT Panca Rasa Pratama (PRP) Perendjak, milik Bandi, pengusaha pabrik Teh Prinjak dan BBM di Jalan Sultan Mahmud, Tanjung Unggat hangus terbakar, Senin (3/4) sekitar pukul 13.45 WIB. Foto Prokepri/com/AL.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Mess tempat tinggal karyawan sekaligus kantor milik PT Panca Rasa Pratama (PRP) Perendjak, milik Bandi, pengusaha pabrik Teh Prinjak dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Tanjungpinang, terletak di jalan Sultan Mahmud RT 03 RW 04 Keluarahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, hangus terbakar, Senin (3/4) sekitar pukul 13.45 WIB.

Asal api diduga akibat konseleting aliran listrik PLN di dalam mess tempat tinggal salah seorang karyawan PT PRP tersebut, bernama Juremi (54) bersama salah seorang anaknya. Namun saat kejadian, mess tersebut dalam kondisi tidak ada penghuninya.

Peristiwa kebakaran tersebut sempat menarik perhatian sejumlah masyarakat setempat. Sebanyak 4 unit Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemko Tanjungpinang ditambah dua mobil tanki air, diterjunkan untuk memadamkan api.

“Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah,” kata Kepala Bidang (Kabid) Penaggulangan Kebakaran, Nanang saat ditemui di lokasi kejadian.

Secara pasti, Nanang belum bisa menyebutkan, titik asal api pada bagian aliran listrik yang menyebabkan kebakaran tersebut.

“Tugas kita hanya memadamkan api atas informasi yang kita dapatkan sebelumnya, dengan menerjunkan 4 unit mobil Damkar dan 1 unit mobil tanki air ditambah 1 unit mobil tanki air milik perusahaan ini,” ucap Nanang.

Ditempat yang sama, Juremi (54), karyawan PT PRP tersebut menuturkan, sebelum kejadian, mess tempat tinggalnya tersebut sudah ditinggal pergi bekerja di Pabrik PT Teh Prinjak, jalan DI Panjaitan, KM 8 sejak pukul 07.00 WIB.

“Saya tidak tahu apa penyebab kebakaran ini, karena saat kejadian, saya sedang berada di tempat kerja,” ucapnya.

Waka Polsek Bukit Bestari, AKP Erianto juga menyebutkan, kebakaran tersebut diduga akibat konsletik arus pendek salah satu aliran listri di dalam mess tempat tinggal karyawan PT PRP tersebut.

“Guna penyelidikan lebih lanjut, sementara mess tempat tinggal karyawan PT PRP ini terpaksa kita pasang garis pembantas polisi (Police Line),” pungkasnya

Reporter : AL

Tinggalkan Balasan

Back to top button