80 Warga Terdampak Relokasi Rempang Eco-City Tempati Hunian Baru

PROKEPRI.COM, BATAM – Sebanyak 80 kepala keluarga yang merupakan warga terdampak relokasi Rempang Eco-City dipastikan sudah menempati rumah baru di Tanjung Banon, Batam.
“Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap 4 kepala keluarga asal Rempang ke hunian baru di Tanjung Banon pada Kamis (17/4/2025). Dengan penambahan ini, total warga terdampak yang telah menempati rumah baru mencapai 80 kepala keluarga,”kata Deputi Bidang Pelayanan Umum sekaligus Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, dalam keterangannya, Jumat (18/4/2025).
Relokasi terhadap warga terdampak ini merupakan bagian dari rencana Pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City, yang menjadi langkah strategis pemerintah untuk menciptakan kawasan berdaya saing dan ramah investasi.
“Proses ini terus kami upayakan berjalan secara humanis dan berkeadilan, demi mewujudkan Rempang sebagai kawasan ekonomi masa depan,”sambung Ariastuty.
BP Batam berkomitmen untuk menyediakan hunian layak, infrastruktur memadai, dan fasilitas pendukung lainnya bagi masyarakat terdampak.
“masyarakat yang telah menempati hunian baru dapat hidup lebih nyaman dan produktif di lingkungan yang telah disiapkan,”harap Ariastuty.
Yusuf, warga Pasir Merah, yang telah menempati hunian baru meminta pemerintah terus memperhatikan warganya.
“Kami mohon agar pemerintah terus memperhatikan kami. Bagaimanapun, kami tetap mendukung program pemerintah, yang penting berdampak baik untuk orang banyak,” harapnya.
Hal senada disampaikan oleh salah satu warga Sembulang, Efendi. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat terdampak.
“Saya dan keluarga sangat berbahagia bisa pindah ke kediaman yang disediakan pemerintah. Semoga kehidupan kami bisa lebih baik lagi,” ujar pria yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan.(yn)
Editor: yn
