KEPRI

Speed Boat Tenggelam di Coastal Area Karimun, 3 Penumpang Selamat 1 Hilang

Tampak Tim SAR menyisir lokasi perairan Tanjung Rambut, Depan Coastal Area Kabupaten Karimun mencari satu korban hilang pasca tenggelamnya speed boat Jumat (9/1/2026). Foto prokepri/jp

PROKEPRI.COM, KARIMUN – Satu unit kapal speed boat dilaporkan tenggelam di wilayah Perairan Tanjung Rambut, tepatnya di depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Jumat (9/1/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli mengatakan, bahwa informasi kejadian diterima dari anggota Polairud Tanjung Balai Karimun bernama Toni.

“Bapak Toni yang melaporkan adanya kecelakaan kapal speed boat tenggelam di lokasi tersebut,”ujarnya dalam keterangan kepada media ini.

Fazzli menerangkan, kejadian bermula pada Rabu tanggal 7 Januari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, empat orang korban berangkat memancing dari Pintu Air Kolong menggunakan speed boat pancung bermesin 200 PK menuju perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun.

“Sekitar pukul 01.00 WIB, cuaca memburuk dan korban berniat menepi, namun mesin kapal mengalami kerusakan dan tidak dapat dihidupkan. Speed boat kemudian dihantam ombak hingga terbalik, menyebabkan seluruh korban terjatuh ke laut dan berupaya bertahan dengan mengapung menggunakan jerigen,”ungkap dia.

Pada pukul 11.00 WIB, sebanyak tiga orang korban berhasil ditemukan oleh Kapal Motor (KM) Sempurna di perairan Pulau Pandan pada koordinat 0° 58′ 39.4″ N 103° 30′ 25.2” E, dan selanjutnya dievakuasi oleh Satpolairud Polres Karimun.

“Sementara satu orang korban lainnya hingga saat ini masih dalam pencarian,”sambung Fazzli.

Adapun data korban selamat, terdiri dari tiga orang. Yakni, Misran (45 tahun), warga Ranggam, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Reski Febrianda (19 tahun), alamat Perum Bukit Indah Carok, Kecamatan Tebing, dan Supriyanto (25 tahun), alamat Pelabuhan Kolong.

Sedangkan satu korban lainnya masih dalam pencarian, bernama Zainudin (33 tahun), warga Ranggam, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, pada hari Jumat, 9 Januari 2026 (hari ini), Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian satu korban itu,”jelas Fazzli.

Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian terhadap satu korban yang masih hilang terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan menyesuaikan kondisi cuaca di lapangan.(jp)

Editor: yn

Back to top button