Beredar Video Diduga Preman Tendang Mahasiswa Aksi Demo di DPRD Kepri

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Video diduga oknum preman menendang seorang mahasiswa aksi demontrasi menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Omnibus Law) di Kantor DPRD Provinsi Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (08/0/2020) siang, beredar di Media Sosial (Medsos).
Dalam video berdurasi 29 detik tersebut, tampak mahasiswa ditengah kondisi tidak berdaya sedang diamankan aparat.
Pada saat pengaman tersebut, dari arah depan, oknum laki-laki diduga preman mengenakan pakaian berwarna hitam, celana jens biru dan sepatu hitam serta masker menendang korban.
Aparat yang melihat aksi pemukulan itu sempat melerainya namun tidak menahan oknum yang melakukan pemukulan tersebut.
Berdasarkan hasil penelurusan media ini, korban tersebut bernama Budi Prasetyo, mahasiswa UMRAH Tanjungpinang.
Korban juga merupakan aktifis Garuda Nasionalis.
Korlap Aksi Mahasiswa Umrah, Raja Igho Febrinaldi membenarkan korban merupakan mahasiswa Umrah.
“Iya betul mahasiswa umrah yang di tendang oleh orang yang menggunakan jaket hitam itu,” ungkapnya.
Igho memastikan bahwa mahasiswa saat ini tengah mencari informasi siapa oknum yang melakukan tindakan brutal tersebut.
Dia menduga kemungkinan bukan oknum preman melainkan oknum aparat berpakaian sipil.
“Kami masih mencari bukti, kami menduga itu kemungkinan besar bukan dari preman melainkan aparat” tegasnya.
Jika hal itu benar, sambung Igho, mahasiswa akan melaporkannya kepada Propam.
“Tapi ini masih menunggu dari korban,” tutupnya.
Sebelumnya diketahui, ratusan mahasiswa bersama buruh menggelar aksi demontrasi menolak UU Cipta Kerja di Kantor DPRD Provinsi Kepri.
Aksi tersebut berlangsung kisruh. (yan)
