Wisata Pantai Payung Batam, Salah Satu Pantai Yang Wajib Dikunjungi

PROKEPRI.COM,BATAM – Wisata pantai di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memang tak terhitung jumlahnya. Bisa dibilang, hampir setiap wilayahnya punya wisata pantai lantaran provinsi ini berwujud kepulauan.
Nah, salah satu pantai menarik untuk dikunjungi adalah Pantai Payung yang berada di Kota Batam, Kepri. Mengapa harus main ke Pantai Payung? Apa saja daya tariknya?
Lokasi Pantai Payung atau Pantai Payung Batu Besar terletak di Kampung Melayu, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Lokasi ini cukup dekat dengan Bandar Udara (Bandara) Hang Nadim. Jarak Pantai Payung dengan Bandara Hang Nadim hanya sekitar 6,7 kilometer (km), perjalanan dengan mobil bisa ditempuh kurang lebih 14 menit.
Selain dekat dengan bandara, Pantai Payung juga dekat dengan Pelabuhan Rakyat Batu Besar dan Pelabuhan Kapal Rakyat.
Harga tiket masuk (HTM) Pantai Payung Batu Besar sangat murah. HTM untuk dewasa dibanderol Rp 5.000 saja. Sementara itu, HTM untuk anak-anak dibanderol Rp 3.000.
Nah, untuk bayi di bawah lima tahun (balita), HTM-nya Rp 0 alias gratis. Biasanya, saat HTM tempat wisata murah, tarif parkirnya yang mahal.
Tapi, di Pantai Payung tidak demikian. Tarif parkir di sini juga murah seperti HTM-nya.
Pengelola Pantai Payung Batu Besar hanya memberikan tarif Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.
Lahan parkir Pantai Payung sangat luas, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan kehabisan tempat.
Pantai Payung Batu Besar adalah salah satu wisata pantai yang direkomendasikan oleh pihak Dinas Pariwisata Kepri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kepri Raja Heri Mokhrizal mengatakan, Pantai Payung menarik untuk dikunjungi wisatawan.
“(Pantai menarik di Batam) satu di antaranya ialah Pantai Payung Batu Besar,” kata Heri.
Namun, ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan selama berwisata di Pantai Payung dan destinasi lain di Kepri.
“Tentunya tetap tidak boleh abai dengan protokol kesehatan. Serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” kata Heri.
Editor: Muhammad Faiz
