TPID Pinang Sepakat Pasok Ikan Laut Dari Anambas

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Tim Pengandalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang sepakat memasok ikan laut dari Kabupaten Kepulauan Anambas. Hal ini dilakukan guna mengendalikan inflasi pada bulan Desember dengan melakukan upaya pola ragam komsumsi.
Ketua TPID, Riono melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemko Tanjungpinang, Irwan, S.Sos menerangkan, Inflasi selama bulan November bergeser dari cabe merah ke ikan segar. Bergesernya komoditi cabe merah ke ikan laut, sambung dia, disebabkan faktor cuaca.
“Untuk menghadapi musim angin utara, seluruh tim inflasi daerah sepakat mengendalikan inflasi pada bulan Desember dengan melakukan upaya pola ragam komsumsi dan juga akan memasok ikan laut dari Kabupaten Anambas yang merupakan daerah suplus ikan laut, ” jelas Irwan ketika memimpin TPID di ruang rapat Kantor Wali Kota, Senggarang, kemaren.
Ditempat yang sama, Direktur Utama BUMD Kota Tanjungpinang, Zondervar memprediksikan, bahwa harga cabe bakal naik pada bulan Januari hingga Februari 2018. Hal tersebut, disebabkan tingginya intensitas hujan.
Untuk menekan itu, PT Pelindo Tanjungpinang berencana akan membuka rute Belawan langsung menuju ke Tanjungpinang yang mana selama ini rute masih melewati Kuala Tungkal menuju Batam, kemudian ke Tanjungpinang.
“Dengan dibukanya rute ini, diharapkan komoditi yang berasal dari Tanjungpinang juga bisa mendapat tempat di daerah Sumatra Utara dan peluang ini juga bisa di manfaatkan oleh masyarakat Tanjungpinang sebagai upaya peningkatan ekonomi,” yakin Irwan.
Senada dengan itu, Kepala Bagian ekonomi Setdako Tanjungpinang Dr. M.Amin, mengatakan bahwa Tanjungpinang membutuhkan CaS (Controled Atmosphere Stronge) yang berfungsi untuk menyimpan sayur-sayuran, khususnya cabe dan bawang, agar dapat bertahan selama 6 bulan waktu penyimpanan dan masih dalam keadaan segar.
Namun, mahalnya harga CAS, ia berharap Pemerintah Provinsi Kepri dapat membantu, selain itu, juga akan coba di usulkan melalui dana APBN mengingat dana APBD Tanjungpinang tahun 2018 masih minim.*
Editor : YAN
Sumber : Pemko
