KEPRI

Walikota Lis Mewanti-Wanti Disdik Soal Seragam Sekolah SD-SMP Gratis

Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah, Foto prokepri/jp

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah mewanti-wanti Dinas Pendidikan (Disdik) soal seragam sekolah gratis untuk pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ini.

Lis menekankan, pengadaan seragam sekolah gratis tersebut sudah harus diterima oleh murid baru pada kesempatan pertama. Untuk itu, ia mengingatkan Disdik agar mengawasi pelaksanaan pekerjaan, dan jadwal pendistribusiannya.

“Artinya, jangan sampai pakaian seragam diserahkan ketika murid sudah naik kelas dua atau bahkan sudah hampir tamat sekolah. Hal ini harus menjadi perhatian dinas terkait, agar program yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya,” kata dia dalam keterangan resmi, Selasa (8/7/2025).

Lis juga meminta agar (Disdik) membangun komunikasi dan koordinasi yang baik bersama pihak sekolah. Pendataan siswa dan ukuran pakaian seragam dapat segera dilaksanakan ketika murid masuk sekolah, hingga pengadaan pakaian seragam dapat secepatnya direalisasikan.

“Jangan berlama-lama, hingga pengadaan seragam gratis dapat segera dirasakan manfaatnya. Dinas harus bergerak cepat, kita harapkan dalam satu bulan pengadaan seragam gratis bisa segera direalisasikan,”pinta Lis.

Terpisah, Kepala Disdik Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari ketika dikonfirmasi terkait seragam sekolah gratis ini tidak memberikan penjelasan serta mengarahkan media ini untuk mengkonfirmasi langsung ke bawahannya yakni Kepala Bidang (Kabid) SMP, Disdik bernama Novi.

“Sama buk Novi Kabid SMP ya,”singkat Teguh kepada prokepri

Sementara itu, Kabid SMP, Novi, belum memberikan jawaban atas konfirmasi media ini.

Tahun 2025 ini, Pemko Tanjungpinang melalui Disdik telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,02 miliar lebih untuk pengadaan baju seragam sekolah gratis dan Rp900 juta untuk pengadaan buku Lembar Kerja Siswa (LKS) yang akan dibagikan kepada seluruh pelajar SD-SMP.

Seragam gratis itu terdiri dari empat stel pakaian. Yaitu, seragam Osis, seragam batik, seragam olah raga, dan pakaian kurung Melayu.

Disdik menargetkan LKS akan dibagikan lebih awal dan seragam di distribusikan setelah penerimaan siswa baru SD-SMP selesei.

Seperti diketahui, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD dan SMP se-Kota Tanjungpinang tahun ini telah ditutup pada 1 Juli kemaren.

Pendaftaran SD dan SMP sebelumnya dibuka pada awal tanggal 23 hingga 24 Juni untuk untuk jalur Afirmasi dan Prestasi.

Kemudian dibuka kembali pendaftaran pada tanggal 30 Juni hingga berakhir 1 Juli untuk jalur Domisi dan Mutasi.

Jadwal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bakal dilaksanakan pada tanggal 14 juli mendatang.(jp)

Editor: yn

Back to top button