Diduga Depresi, Hengki Tewas Gantung Diri

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Hengky Bonavena Agus yang akrab disapa Kiki alias Hengki (39), ditemukan tewas gantung diri di dapur tempat tinggalnya di Jalan Transito, Gang Suka Jaya 4 Nomor 53, RT 04 RW 08, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Selasa (26/4) sekitar pukul 15.15 WIB.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Ramdani Hermansyah (25), saudara angkat korban dan juga adik angkat dari Humaidi (54), pemilik rumah tempat kedua saudara tiri tersebut tinggal selama ini.
Saksi Ramdani terkejut ketika pulang kerumah tempat tinggalnya dan mendapati korban tidak ada di dalam kamarnya, sementara pintu dapur dalam kondisi tertutup.
Namun begitu dibuka, ia mendapati korban sudah dalam posisi gantung diri menggunakan tali jenis nilon disalah satu tiang dapur rumah tersebut.
Mendapat kondisi tersebut, saksi Ramadani kemudian langsung melapor ke Ketua RT 02, yakni Sajari dan diteruskan ke Polsek Tanjungpinang Timur. Berselang kemudian, polisi dan tim identifikasi Satreskrim Polres Tanjungpinang tiba dilokasi kejadian untuk melakukan evakuasi tempat kejadian perkara (TKP).
“Korban mungkin mengalami depresi semenjak ibunya meninggal dunia sekitar 6 bulan lalu di kampung halamanya di Palembang. Sejak itu, korban yang akrab disapa Kiki ini terlihat sering murung, namun demikian masih bisa diajak komunikasi dengan baik,” kata saksi Humaidi, saudara angkat korban sekaligus pemilik rumah tersebut.
Humaidi mengakui bahwa korban selama ini ikut membantu usahanya yang tengah membangun perumahan di Tanjungpinang.
“Siang sebelum kejadian, korban masih terlihat biasa-biasa saja. Tiba-tiba sorenya saya dapat kabar ia (korban) telah meninggal gantung diri,” ucap Humaidi.
Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Efendri Ali membenarkan adanya kejadian korban gantung diri tersebut. Hal itu diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat, kemudian pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian.
“Hasil penyelidikan sementara, kejadian ini murni gantung diri, karena tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Efendri Ali.
Efendri juga menduga korban nekat gantung diri, akibat depresi yang dialama ini. Hal itu diketahui dari keterangan sementara sejumlah saksi ditempat kejadian perkara.
Guna penyelidikan lebih lanjut, mayat korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) untuk dilakukan visum oleh tim medis.
Penulis : AL
