KEPRI

Warga Soroti Proyek Rehabilitasi Jalan Muhammad Siantan Anambas Yang Telan Biaya Rp199 Juta

Tampak kondisi air mengenang di Jalan Muhammad Siantan di Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan yang direhabilitasi dengan anggaran APBD-P Kabupaten Anambas 2025 sebesar Rp199 juta dan dikerjakan oleh CV. Engielin yang disorot warga, Sabtu (29/11/2025). Foto prokepri/Agus Suradi

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Sejumlah Warga menyoroti proyek Rehabilitasi Jalan Muhammad Siantan di Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan yang menelan anggaran dari APBD Perubahan Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp199.361.328,93.

Warga setempat mengungkapkan bahwa sejak pekerjaan jalan itu dilakukan, jalan baru yang dibuat itu rendah hingga menimbulkan banyak genangan air setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

“Kami bukan menolak perbaikan jalan. Justru kami senang jalan ini diperbaiki. ‎Tapi kalau hasilnya malah jadi tempat air berkumpul (genangan), itu tentu mengganggu. Saat hujan, motor lewat bisa basah dan licin,”ungkap warga bernama Pang (42), Sabtu (29/11/2025).

Hal senada juga dikatakan ‎Warga lainnya, Nurhayati (36). Dia berharap agar pekerjaan tersebut dapat diperbaiki sebelum selesai diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Bukan mau mencari salah, tapi kami berharap kalau diperbaiki ya harus lebih baik dari sebelumnya. Jangan sampai nanti setelah selesai, kami yang susah saat musim penghujan,”pinta Nurhayati kepada media ini.

Menanggapi sorotan tersebut, Direktur CV. Engielin, Farul Lazin, tidak menampik adanya kendala teknis pada elevasi badan jalan tersebut, sehingga menjadi sorotan warga.

“Kendala yang terjadi karena kemiringan tidak lagi dapat dikejar. Jika dipaksakan sesuai standar, volume bahu jalan di sampingnya justru tidak akan mencapai ketebalan ideal, yaitu 20 centimeter,” jelas Farul, Sabtu (29/11/2025).

‎‎Ia menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah penyesuaian.

“Kami ambil inisiatif untuk memperbaiki kembali dengan pengecoran dan pengaturan ulang elevasi. Namun pekerjaan tersebut akan dilakukan saat cuaca mendukung agar hasilnya maksimal,”janji Fahrul.

‎Proyek yang dikerjakan CV. Engielin ini merupakan satu paket pekerjaan yang mencakup empat lokasi, yaitu:
‎Perbaikan jalan Pelantar Pek gi, Rehabilitasi jalan menuju Pelabuhan Pemda, Rehabilitasi Jalan H. Muhammad Siantan dan Rehabilitasi jalan SMPN 1 Siantan.

‎Farul memastikan proyek tersebut akan terus dievaluasi dan diperbaiki hingga memenuhi standar konstruksi yang berlaku, sebelum dinyatakan selesai oleh pihak pengawas maupun pemerintah daerah.

“Kami tetap berkomitmen memperbaiki, mengevaluasi, dan menyelesaikan pekerjaan ini sesuai aturan serta harapan masyarakat,”pungkasnya.

Berdasarkan data, proyek Rehabilitasi Jalan Muhammad Siantan ini merupakan kegiatan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kabupaten Kepulauan Anambas.

‎Pekerjaan tersebut tercatat dalam Nomor Kontrak: 02.PL/SPK.FSK-REHAB JLN/APBD-P/DPUPRPRKP-BM/10.2025 dengan nilai anggaran Rp199.361.328,93 dan waktu pelaksanaan 69 (Enam Puluh Sembilan) hari kalender.

Sementara, sumber pendanaan berasal dari APBD-P Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun Anggaran 2025.

‎Pelaksana pekerjaan adalah CV. Engielin, didampingi konsultan pengawas dari CV. Tagana Cinsulindo, dengan lokasi pelaksanaan di kawasan H. Muhammad Siantan, Kecamatan Siantan.(as)

Editor: yn

Back to top button