Ratusan Imigran di Rudenim Tanjungpinang Demo Minta Dipindahkan

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Ratusan imigran gelap dari berbagai negara yang ditampung di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang melakukan aksi demo dari dalam tahanan sebagai bentuk protes mereka, Senin (15/5).
Diantara tuntutan mereka, meminta kepastian untuk diberangkatkan ke negara ketiga sebagai tujuan mereka atau dipindahkan ke daerah lain. Selain memegang sejumlah poster dari balik jeruji besi Rudenim, para imigran tersebut juga berteriak-teriak menarik perhatian sebagai bentuk protes mereka.
Sebagian mereka juga beralasan, sudah tiga tahun berada di Rudenim tersebut, namun belum ada kepastian untuk diberangkatkan ke negara ketiga sebagaimana yang mereka harapkan.
Aksi protes para imigran dari berbagai negara yang tengah mengalami konflik tersebut, juga mendapat perhatian dari sejumlah anggota Polres Tanjungpinang untuk melakukan pengamanan, guna mencegah hal yang tidak diinginkan.
Kabid Penempatan Keamanan Pemulangan dan Deportasi (PKDP) Rudenim Tanjungpinang Irwanto Suhaili, bahwa aksi protes yang dilakukan para imigran tersebut sudah sering terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Mereka meminta dapat dipindahkan ke Rudenim daerah lain, seperti Jakarta, Pekanbaru, Bandung, Padang. Namun hal itu belum bisa dipenuhi, karena Rudenim di daerah lain tersebut juga tengah mengalami over kapasitas, sehingga tidak bisa dimungkinkan.
“Sejumlah tempat di Rudenim daerah lain sudah penuh, sehingga tidak memungkinkan bagi mereka untuk dipindahkan kesana,” kata Irwanto.
Irwanto juga mengatakan, bahwa pihaknya sudah sering menyurati UNHCR untuk mempertanyakan tentang kejelasan, sampai kapan para imigran tersebut berada di Rudenim Tanjungpinang
“Namun sampai sekarang belum ada jawaban kepastinya. Kita juga sudah menunggu sekian lama, namun para imigran tersebut tidak sabar,” ungkap Irwanto
Menurut Irwanto, kondisi Rudenim Tanjungpinang saat ini masih cukup layak menampung mereka. Disini mereka diajar bahasa Inggris, termasuk layanan kesehatan dengan dokter stanby selama 24 jam
“Makanan mereka juga cukup bergizi,” ucapnya.
Diterangkan, jumlah imigran yang ditampung di Rudenim Tanjungpinang saat ini sebanyak 448 orang, Mereka datang dari berbagai negara seperti Pakistan, Afganistan, Baglades, Somalia, Sudan, Iran, Irak.
“Sedangkan kapasitas Rudenim Tanjungpinang saat ini sebanyak 500 orang, sehingga masih memungkinkan para imigran ditampung disini,” pungkasnya.
Penulis : AL
Editor : YAN
