Layani 3.114 Penerima Manfaat per Hari, SPPG Siantan Jaga Kualitas Program MBG

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Siantan yang beroperasi di Kabupaten Anambas, tepatnya di Desa Tarempa Barat, terus menjalankan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ribuan penerima manfaat di wilayah Kecamatan Siantan.
Beroperasi pada 3 Desember 2025 lalu, dan hingga kini secara rutin mendistribusikan makanan bergizi kepada peserta didik serta kelompok sasaran lainnya sebagai bagian dari program nasional peningkatan gizi masyarakat.
Kepala SPPG Siantan, Messy Arsita mengatakan, saat ini dapur MBG yang dipimpinnya melayani 12 sekolah dan tiga posyandu dengan total penerima manfaat mencapai 3.114 orang setiap hari.
”Untuk saat ini kami melayani 12 sekolah dan tiga posyandu dengan total penerima manfaat sebanyak 3.114 orang,” kata Messy, Senin(20/7/2026).
Menurutnya, penerima manfaat tersebut terdiri dari peserta didik mulai jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA. Selain itu, program juga menyasar balita dan ibu hamil yang terdaftar pada posyandu di wilayah pelayanan SPPG Siantan.
Setiap hari, seluruh makanan diproduksi di dapur SPPG Siantan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah dan posyandu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Proses produksi dilakukan dengan mengedepankan standar kebersihan, keamanan pangan, dan pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat.
Messy menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga kualitas makanan yang disajikan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengolahan.
”Kami sangat berkomitmen menghasilkan makanan yang baik untuk para penerima manfaat. Mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses memasak semuanya kami perhatikan dengan serius,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahan pangan yang digunakan selalu dipilih dalam kondisi segar dan berkualitas guna memastikan makanan yang diterima peserta didik maupun penerima manfaat lainnya tetap layak dan aman untuk dikonsumsi.
Selain itu, setiap menu disusun dengan memperhatikan prinsip gizi seimbang yang mencakup sumber karbohidrat, protein, sayuran, dan buah-buahan sesuai kebutuhan penerima manfaat.
”Kami tidak hanya mengejar jumlah produksi, tetapi juga memastikan kualitas makanan tetap terjaga sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” katanya.
Untuk menjaga mutu pelayanan, seluruh petugas dapur juga menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dalam proses memasak, pengemasan hingga pendistribusian makanan agar tetap higienis saat diterima oleh para penerima manfaat.
Melalui pelayanan yang terus berjalan sejak akhir 2025, SPPG Siantan diharapkan dapat mendukung peningkatan kesehatan dan status gizi anak-anak di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Ke depan, SPPG Siantan berkomitmen mempertahankan kualitas pelayanan sekaligus memastikan ribuan penerima manfaat terus memperoleh makanan bergizi secara rutin sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.(as)
Editor: yn
