KAMPUS

Bupati Anambas Ngobrol Santai Bersama Mahasiswa KKN UGM, Bahas Potensi Desa hingga Pembangunan Daerah

Bupati Aneng bersama mahasiswa KKN UGM di Jemaja, Minggu (2/8/2026. Foto prokepri/Agus Suradi

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama sejumlah camat menggelar diskusi santai dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (2/8/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, diskusi itu juga dimanfaatkan sebagai ruang bertukar gagasan antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi terkait pembangunan serta pengabdian kepada masyarakat di wilayah kepulauan.

‎Bupati Aneng menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UGM yang telah memilih Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.

‎Menurutnya, kehadiran mahasiswa dari perguruan tinggi dapat memberikan warna baru dalam proses pembangunan daerah, khususnya melalui gagasan, inovasi, dan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UGM di Anambas. Kehadiran adik-adik mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan program KKN, tetapi juga dapat melihat secara langsung potensi dan berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat,” ujar Aneng.

‎Ia mengatakan, program KKN menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang positif antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Mahasiswa dapat belajar langsung dari kehidupan masyarakat, sementara pemerintah dan masyarakat memperoleh masukan serta gagasan baru dari kalangan akademisi.

Dalam diskusi tersebut, para camat turut menyampaikan berbagai kondisi, persoalan, dan potensi yang terdapat di wilayah masing-masing. Pembahasan berlangsung interaktif dengan membuka ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan maupun gagasan selama menjalankan program KKN.

Sejumlah isu menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut, di antaranya pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, pengembangan potensi desa, penguatan ekonomi masyarakat, hingga inovasi yang dapat dikembangkan selama mahasiswa berada di tengah masyarakat.

Aneng berharap mahasiswa KKN tidak hanya menjalankan program yang bersifat seremonial, tetapi mampu menyusun kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

“Manfaatkan kesempatan selama berada di Anambas untuk berinteraksi dan belajar bersama masyarakat. Bangun komunikasi yang baik, dengarkan kebutuhan mereka, dan kalau bisa hadirkan program yang memang memberikan manfaat,” pesannya.

Menurut Aneng, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai generasi muda yang dapat membantu memperkenalkan berbagai potensi daerah melalui ilmu pengetahuan dan kreativitas.

Terlebih, Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki karakteristik wilayah kepulauan dengan potensi kelautan, perikanan, pariwisata, serta berbagai potensi ekonomi masyarakat yang masih dapat dikembangkan.

Ia juga berharap hasil pelaksanaan KKN dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam melihat berbagai persoalan dari perspektif yang lebih luas.

‎“Pemerintah daerah tentu sangat terbuka terhadap gagasan dan inovasi dari mahasiswa. Mudah-mudahan selama berada di sini ada hal-hal positif yang bisa ditinggalkan dan dilanjutkan oleh masyarakat,” katanya.

‎Diskusi santai antara Bupati Aneng, para camat, dan mahasiswa KKN UGM tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, masyarakat, dan perguruan tinggi.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti selama pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus berkembang melalui berbagai bentuk kerja sama yang mendukung pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas secara berkelanjutan.

Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan kalangan akademisi, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menggali potensi desa, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang sesuai dengan karakteristik daerah kepulauan.(as)

Back to top button