Luarr Biasa! Kepri Miliki Tiga Pahlawan Nasional, RAH, RHF dan SMRS

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) patut bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Pusat dalam kurun berbeda, telah menobatkan tiga pahlawan nasional asal negeri Segantang Lada ini. Sebelumnya pada pemerintah sebelum-belumnya, Kepri dianugerahkan dua pahlawan nasional, yakni Raja Ali Haji (RAH) dan Raja Haji Fisabillah (RHF).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menobatkan dan menganugerahkan Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS) atau Sultan Lingga asal Daik Lingga, Provinsi Kepulauan Riau sebagai pahlawan nasional pada tanggal 9 Nopember 2017, sempena peringatan Hari Pahlawan Nasional, 10 Nopember 2017 mendatang.
SMRS atau pada masa kejayaan Kesultanan Riau Lingga, juga dipanggil Sultan Mahmud III dinobatkan bersama tiga tokoh nasional lainnya, Laksamana Malayahati dari Provinsi Nanggro Aceh Darussalam, TGKH. Muhammad Zainuddin Abdullah Madji asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Prof. Lafren Pune dari Provinsi DI Yogyakarta.
Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Riau bersyukur atas anugerah pahlawan nasional yang akan dinobatkan kepada Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS), salah satu tokoh besar Melayu dari Kesultanan Lingga.
“Ini merupakan anugerah yang besar bagi masyarakat Kepri. Nantinya Kepri akan memiliki tiga pahlawan nasional. Perlu disambut dengan meriah,”kata Nurdin ketika memimpin rapat persiapan gelar Pahlawan Nasional Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS) di kantor Gubernur Kepri, di Dompak, Tanjungpinang, kemarin.
Orang nomor satu di Provinsi Kepri ini mengungkapkan, penganugerahan gelas pahlawan nasional untuk Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS) bersama tiga pahlawan nasional lainnya akan diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Merdeka, Jakarta, (09/11/2017).
“Tak lupa kita harus sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh yang tiada henti selalu mendorong ke pemerintah pusat agar gelar pahlawan nasional ini dapat diberikan kepada Tokoh Nasional Melayu Kepri yang semasa kekuasaannya terkenal dengan Strategi Perang Gerilya Laut melawan penjajah, yaitu Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS),”ujarnya.
Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri H. Abdul Razak menyambut gembira atas keberhasilan tokoh-tokoh dan masyarakat Provinsi Kepri menghantarkan salah pejuang tokoh Melayu asal Kepri Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS) menjadi pahlawan nasional menyusul dua tokoh Kepri yang sudah lebih duluan dinobatkan menjadi pahlawan Nasional Raja Ali Haji (RAH) dan Raja Haji Fisabillah (RHF).
“Kami (LAM) mengingatkan terkait para zuriat (ahli waris/keturunan) yang akan ikut menerima dan menjemput gelar pahlawan nasional tersebut, maka mari kita segera didudukan dan dibicarakan mengingat waktu yang singkat untuk ke Jakarta,”kata H. Razak.
Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan kabupaten Lingga yang juga Ketua LAM Lingga, Muhammad Ishak menyambut dengan suka cita atas dianugerahkannya gelar pahlawan nasional kepada Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS).
“Amin… ya Rabbal Allamin. Alhamdulillah!, Allah Swt memberkahi dan merahmati kerja, kerja, kerja kita semua dan Allah SWT (yang berulang-ulang mengusulkan SMRS ke Provinsi dan Pusat) dan senantiasa berikhtiar dan doa masyarakat Lingga dan Kepulauan Riau,” kata Ishak di Daik Lingga, kepada Prokepri.com, Selasa (07/11/2017).
Ishak yang juga Ketua Umum Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lingga tahun 2017 mengatakan dengan didapatkannya kepastian gelar pahlawan nasional kepada Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS) ini juga sekalian kado istimewa bagi masyakat kabupaten Lingga yang akan memperingati Hari Jadi kabupaten Lingga ke 13 tahun 2017 pada tanggal 20 Nopermber 2017.
“Itu nanti ada prosesi acaranya dengan menghadirkan zuriat-zuriatnya Kesultanan Lingga. Kemudian Pemerintah kabupaten Lingga juga akan memberikan apresiasi kepada siapa saja yang mungkin berjasa selama ini, baik sebagai penulis, pendukung, pemikir dan sebagainya, “ujar Ishak yang mengaki sedang memimpin rapat persiapan kedatangan gelar pahlawan nasional dan persiapan HUT Kabupaten Lingga di Daik Lingga, Selasa (07/11/2017).
Informasi yang dihimpun Prokepri.com dari Tanjungpinang, rencananya setelah penganugerahaan gelar pahlawan nasional itu dari Presiden Jokowi di Jakarta, Kamis (09/11/2017). Selanjutnya, akan di bawa ke Kepri, pada Sabtu tanggal 11 Nopember 2017 pagi dan disambut secara adat melayu di Bandara Raja Haji Fisabillah (RHF) Tanjungpinang.
Kemudian diarak keliling kota Tanjungpinang dan diakhiri di gedung Daerah, jalan Agus Salim, tepi laut Tanjungpinang untuk menggelar doa bersama dan dilanjutkan pada malam harinya (malam minggu) diselenggarakan panggung hiburan yang bernuansa adat dengan menonjollkan sejarah Melayu. Selamat dan Sukses….Amin. (*/ira).
PENULIS/EDITOR : INDRA H
