KEPRI

HMI : Kepemimpinan Gubernur Nurdin Bermasalah

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjungpinang-Bintan, Muhammad Arifin. Foto prokepri.com

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjungpinang-Bintan, Muhammad Arifin menilai kepemimpinan Gubernur, H Nurdin Basirun bermasalah. Hal itu, menurut Arifin, lantaran sebagian besar APBD hanya dipergunakan untuk menghidupkan aparat pemerintahan maupun anggota dewan, bukan pembangunan.

“Karena, berdasarkan penyampaian dari Huzrin Hood (tokoh pejuangan Provinsi Kepri) dan meninjau pendapat narasumber lainnya sebagaian besar APBD Kepri hanya dipergunakan untuk menghidupkan aparat pemerintahan maupun anggota dewan, bukan untuk pembangunan” Kata Arifin disela-sela acara coffe morning dan diskusi publik yang digelar Forum Keprihatinan Masyarakat Peduli Kepri (FKMPK) di Hotel Comfort, Minggu (11/3/2018).

Arifin meminta Nurdin Basirun jeli, cerdas, tegas serta transparan dalam mengemban amanah kepemimpinannya yang tersisa.

“Jangan sampai keputusan yang diambil berdampak buruk terhadap masyarakat Kepri dan menjadi bumerang yang mengakibatkan masyarakat menuntut agar masa jabatannya diselesaikan separuh jalan,” ingat Arifin.

Salah satu poin penting, sambung Arifin lagi, yang harus diperhatikan Gubernur adalah masalah pendidikan.

“Karena pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dan menunjang lahirnya SDM yang baik. Sementara kondisi hari ini justru di dinas pendidikan telah tercium aroma tak sedap. Terutama terkait beasiswa yang akan kami permasalahan nanti,” tutup Arifin.

Pantauan dilapangan, agenda coffe morning dan diskusi publik yang ditaja FKMPK dengan Ketua Kordinator Andi Cori di Hotel Comfort ramai dihadiri masyarakat.

Sejumlah tokoh sekaligus pejuang provinsi kepri, HMI, para pemuda dan LSM juga ikut hadir menyuarakan suara mereka terkait kondisi terkini Kepri.

Editor : YAN

Back to top button