NASIONAL

Airlangga Klaim Tingkat Kredit Macet KUR Hanya 2,28 Persen, Non-KUR Capai 4,55 Persen

Tampak Menko Perekonomian Airlangga Hartanto tersenyum membuka resmi Akad Massal KUR untuk 800.000 debitur di seluruh Indonesia melalui siaran langsung Zoom Meeting dari Surabaya, Selasa (21/10/2025). Foto prokepri/sc

PROKEPRI.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengklaim bahwa tingkat kredit macet (NPL) di Kredit Usaha Rakkyat (KUR) hanya 2,28 persen.

“Jauh lebih rendah dibandingkan kredit non-KUR yang mencapai 4,55 persen,”ujar Airlangga dalam pidato peluncuran Akad Massal KUR untuk 800.000 debitur secara serentak di 38 provinsi se-Indonesia melalui siaran langsung Zoom Meeting dari Surabaya, Selasa (21/10/2025).

Dia mengungkapkan, pemerintah juga menargetkan penyaluran KUR di tahun 2025 bisa menembus Rp300 triliun.

“Itu akan di fokuskan pada sektor-sektor produktif dan padat karya seperti industri manufaktur, pertanian, serta makanan dan minuman,”jelas Airlangga.

Program KUR ini, dijelaskannya, bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga penciptaan lapangan kerja baru.

“Setiap usaha produktif yang dibiayai KUR rata-rata dapat menyerap 3 hingga 5 tenaga kerja baru,”ujar Airlangga.

Ia pun berjanji akan terus memperluas jangkauan KUR hingga ke luar Pulau Jawa.(wan)

Editor: yn

Back to top button