Arifin, Eks Ketum HMI Tanjungpinang-Bintan Dukung Badko Riau-Kepri Mekar

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Mantan Ketua Umum (Ketum) HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan, Arifin memberikan dukungan agar Badan Koordinasi (Badko) Riau-Kepri mekar.
Menurutnya, Badko HMI, sebagai perpanjangan tangan dari Pengurus Besar (PB) HMI di wilayah dan menjadi kebutuhan kusus bagi wilayah yang jauh dari Ibu Kota Negara (Jakarta).
“Sebagaimana kita ketahui Bahwa Pengurus Besar yang berkedudukan di Ibu Kota Negara Jakarta, keberadaan Badko menjadi dibutuhkan bagi setiap wilayah kususnya Badko Kepri,” ungkap Arifin, Rabu (24/03/2021).
Dia mengatakan, setelah gagal perjuangan di Kongres Ambon, dimana syarat yang semula tiga Cabang (Badko HMI,red) berikutnya berubah kembali seperti semula yakni 5 Cabang.
“Persyaratan tersebut memberatkan Bagi cabang-cabang di Kepri, sementara kebutuhanya sangat mendesak,” tegas Arifin.
Arifin menjelaskan, dalam sejarah di Badko Riau-Kepri, sering sekali diwarnai perpecahan. Padahal, kata dia, Riau-Kepri merupakan satu rumpun Melayu.
“Bahkan di periode ini, ada tiga sekaligus pemilihan (Musda,red) yang dilakukan di Badko Riau-Kepri. Inilah akibatnya jika terus bersatu di Badko Riau Kepri, padahal kita sudah prediksi potensi konflik itu,” pungkasnya.
Badko Riau-Kepri, sambung Arifin, sudah tidak cocok lagi, dengan melihat kondisi kewilayahan.
“Kami di Kepri ada tiga cabang penuh dan satu persiapan. Semuanya terputus dengan akses daratan. Apalagi mau menghubungkan ke Riau, itu pasti lebih sulit,” paparnya.
Arifin juga memberikan contoh lain seperti salah satu cabang di Kepri yaitu Natuna.
“Ini jaraknya dari Ibu Kota Provinsi Kepri ke Natuna persis kita mau ke Ibu Kota Negara Jakarta. Bahkan Natuna ini lebih dekat dengan Kalimantan. Oleh karna itu perlu di urusi secara fokus dibawah naungan Badko Kepri,” pintanya.
Alasan Perkaderan, Arifin sudah melihat bagaimana perkaderan di wilayah Kepri kususnya yang sampai ke Jenjang Latihan Kader (LK) III, hanya sedikit.
“Kenapa ini terjadi, karna di Kepri sendiri belum ada pelaksanaan traning LK III. Sehingga kefokusan untuk mewujudkan jenjang traning hanya bergantung kepada pelaksanaan LK III di wilayah lain, yang jauh dari akses kami di Kepri,” katanya lagi.
“Sementara itu, ada potensi yang besar dengan hadirnya Badko Kepri, dimana kami yang rumpun melayu, berdekatan langsung dengan Malaysia, Singapura dan Thailand. Malaysia saat ini sudah ada sayap HMI dengan hadirnya Cabang HMI di Malaysia. Karna itu kami berharap dengan Badko Kepri yang aksesnya berdekatan langsung dengan malaysia (biaya perjalanan murah, bisa bolak balik) bisa menjadi bagian dalam Badko ini,” terang Arifin.
Arifin berharap, malaysia nantinya bisa digarab lebih fokus, sehingga perkaderan disana bisa hidup.
“Alhamdullah kami di Kepri kalau stock Master Of Trainer, yang terjun ke kanca nasional cukup, tinggal digerakkan saja. Besar harapan kami untuk Badko Riau Kepri mekar, dimomentum Kongres Ke 31 di Surabaya ini Bisa terwujudkan. Mohon dukungan dan doanya semua,” tutupnya.(yan)
