KEPRI

Disbudpar Tanjungpinang Akan Gelar Pelatihan Managemen Homestay

 

Home stay milik Rudi. Foto prokepri/ito.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang akan mengadakan pelatihan managemen homestay di Hotel CK berada di Km 8 Atas Tanjungpinang, selama empat hari terhitung sejak Selasa (11/8) hingga berakhir Jumat (14/8).

Rencananya, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tanjungpinang, Rahma yang akan membuka secara resmi pelatihan diikuti 40 peserta pemilik homestay di Tanjungpinang.

Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Disbudpar Tanjungpinang, Maswito menyampaikan kepada jurnalis prokepri, Minggu (9/8), selain diberikan ilmu maupun teori dari narasumber, peserta pelatihan tersebut akan langsung praktek di bidangnya.

Setelah selesai pelatihan tersebut, dia menyebutkan, peserta tersebut akan mendapat pendampingan selama tiga bulan terhitung sejak Agustus 2020 berakhir Oktober 2020 mendatang.

“Sumber dana pelatihan kita ini (pelatihan management homestay, red), dana nonfisik bersumber DAK dari Kementerian Pariwisata dan Ekraf RI yang disalurkan melalui APBD Kota Tanjungpinang,” terang dia.

Kata Maswito, tujuan pelatihan management homestay untuk meningkatkan SDM pengelola homestay berada di Tanjungpinang. Karena diharapkan, usai pelatihan nanti, pengelola homestay di Tanjungpinang bisa mengelola homestay dengan profesional seperti layaknya hotel.

Sebab menurut dia, dua tahun belakangan ini perkembangan homestay di Tanjungpinang cukup menjanjikan. Ini bisa dilihat dari grafik perkembangan homestay yang terus menanjak.

Artinya, saat ini mulai ada kecendrungan wisatawan selain memilih hotel juga homestay untuk penginapan mereka.

“Kita akan mengedepankan standar protokol kesehatan Covid-19 seperti, cek suhu sebelum masuk ruangan, cuci tangan, dan wajib menggunakan masker,” sebut dia.

Terpisah, Rudi salah seorang pengelola homestay di Tanjungpinang, mengaku antusias mengikuti pelatihan ini.

Pemilik FJ Homestay ini, mengatakan pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap tingkat hunian di homestay miliknya.

“Harapannya, pelatihan seperti ini berkelanjutan tiap tahunnya. Terima kasih kepada Disbudpar Tanjungpinang yang menggelar pelatihan ini,” harap Rudi. (ITO)

Back to top button