Gerakan Pangan Murah, Pemkab Anambas Siapkan 500 Sak Beras hingga 1 Ton Gula

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan 1447 H/2026 M.
Kegiatan yang dipusatkan di Tarempa, Senin (23/2/2026),itu juga bersempena satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Aneng Raja Bayu.
Gerakan pasar murah tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian.
Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Anambas Ny. Sinta Aneng, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Anambas. Kegiatan ini juga didukung oleh BUMDes Tunas Permata Desa Tarempa Barat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPPP Kabupaten Kepulauan Anambas, Arcan Iskandar, mengatakan gerakan pangan murah merupakan salah satu langkah efektif untuk menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga komoditas pokok di daerah.
“Melalui gerakan pangan murah ini, berbagai macam bahan pokok kami siapkan untuk masyarakat dengan harga yang lebih murah dan tetap berkualitas,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyiapkan 500 sak beras, 600 liter minyak goreng, 1 ton gula pasir, 500 papan telur ayam, 100 kilogram bawang putih, 180 kilogram bawang merah, serta berbagai jenis sayuran.
Adapun daftar harga yang ditawarkan kepada masyarakat antara lain: Beras SPHP: Rp57.000 per sak, Tepung Tulip: Rp11.000 per kilogram, Minyak Kita: Rp15.000 per liter, Gula pasir: Rp18.000 per kilogram, Telur ayam: Rp55.000 per papan, Bawang merah Ballery: Rp18.000 per kilogram.
Bawang merah Bima: Rp25.000 per kilogram, Bawang putih: Rp40.000 per kilogram, Bawang bombay: Rp22.000 per kilogram, Kol: Rp18.000 per kilogram, Sawi: Rp15.000 per kilogram.
Arcan mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan sebaik-baiknya agar kegiatan ini dapat memberikan dampak langsung terhadap stabilitas harga pangan, khususnya kebutuhan pokok rumah tangga selama bulan Ramadan.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat, khususnya di Tarempa dan wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas selama bulan suci Ramadan.
“Ini semua atas kerja keras seluruh OPD yang bergandeng tangan, yang dikoordinir oleh Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian. Harapan kita ke depan, kegiatan ini tidak terputus dan bisa terus berkesinambungan,” kata Aneng.
Ia juga meminta dinas terkait, seperti Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian serta DPPP, untuk terus memantau situasi pasar. Jika terjadi kenaikan harga, operasi pasar harus segera dilakukan.
“Wilayah kita ini daerah kepulauan, sehingga harga sembilan bahan pokok harus benar-benar dipantau. Jangan sampai karena cuaca tidak bagus, semua harga dinaikkan. Ini harus kita jaga bersama dan terus kita kontrol di lapangan,” tegasnya.
Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab untuk memberikan rasa aman dan nyaman, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok.
Salah seorang warga, Erna, mengaku terbantu dengan adanya gerakan pangan murah tersebut, meski kegiatan hanya berlangsung dalam waktu terbatas.
“Dengan kegiatan ini kami merasa sangat terbantu, apalagi menjelang puasa. Mudah-mudahan bisa sering diadakan,” ujarnya.(as)
Editor: yn
