Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


Gubernur Kepri Terjaring OTT KPK, Diduga Suap Izin Reklamasi

6000 Dolar Singapura Diamankan

Gubernur Provinsi Kepri H Nurdin Basirun

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Rabu (10/7) . Terjaringnya mantan Bupati Karimun ini diduga soal transaksi suap terkait pemberian izin lokasi untuk rencana reklamasi.

KPK juga mengamankan enam orang lainnya yang diduga terdiri dari unsur kepala daerah, kepala dinas dan swasta. Selain itu, uang pecahan dolar Singapura sebanyak SGD 6.000 juga ikut disita.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah membenarkan OTT Gubernur Kepri, Nurdin Basirun tersebut. Dia memastikan, ada enam orang yang diamankan.

“Enam orang dibawa,” kata Febri, Rabu (10/7).

Febri tidak menjelaskan secara detail kasus OTT tersebut. Ia hanya mengungkapkan, bahwa keenam orang itu dibawa ke Polres Tanjungpinang untuk diperiksa lebih lanjut.

“(Dibawa) ke Polres Tanjungpinang,” ucapnya.

Seperti diketahui, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mempunyai total harta kekayaan kurang lebih Rp 5,8 miliar.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dimuat di situs e-LHKPN KPK, Kamis (11/7/2019), Nurdin terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 29 Mei 2018 untuk periode kekayaan 2017.

Nurdin memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 4.461.428.564. Berikut ini perincian harta tanah dan bangunannya:

1. Tanah dan bangunan seluas 128m2/122m2 di Karimun, hasil sendiri Rp 200.000.000
2. Tanah seluas 4.520m2 di Karimun, hasil sendiri Rp 253.000.000
3. Tanah dan bangunan seluas 1.850m2/539 m2 di Karimun, hasil sendiri Rp 1.912.878.564
4. Tanah seluas 1.290m2 di Karimun, hasil sendiri Rp 64.500.000
5. Tanah Seluas 4.152 m2 di Karimun, hasil sendiri Rp 830.400.000
6. Tanah Seluas 3.356 m2 di Karimun, hasil sendiri Rp 167.800.000
7. Tanah Seluas 9.637 m2 di Karimun, hasil sendiri Rp 481.850.000
8. Tanah Seluas 7.332 m2 di Karimun, hasil sendiri Rp 366.600.000
9. Tanah Seluas 1.686 m2 di Karimun, hasil sendiri Rp 84.300.000
10. Tanah Seluas 2.002 m2 di Karimun, hasil sendiri Rp 100.100.000

Selain itu, Nurdin memiliki harta berupa alat transportasi yakni Honda CR-V JEEP Tahun 2005 senilai Rp 180.000.000, Toyota New Camry 2011 Rp 80.000.000 dan Honda CRV tahun 2012 Rp 110.000.000.

Nurdin Basirun mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp 460.000.000 dan kas dan setara kas Rp 581.691.952. Nurdin Basirun tercatat tidak memiliki utang. Total harta kekayaan Nurdin Rp 5.873.120.516.(dtk)

Editor : YAN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.