Jelang Ramadan, Pemkab dan Forkopimda Anambas Pantau Stok dan Harga Pangan di Pasar

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Menjelang Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepulauan Anambas bergerak cepat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan stok bahan pokok di pasar serta sejumlah distributor, Rabu (18/2/2025).
Kegiatan diawali dengan titik kumpul di Rumah Dinas Wakil Bupati pada pukul 09.30 WIB. Pemantauan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Turut hadir Ketua DPRD, Sekretaris Daerah (Sekda), perwakilan Dandim 0318/Natuna, perwakilan Danlanal, Wakapolres, Kajari, Kepala Pos BIN, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbang), Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), serta Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP).
Tim melakukan peninjauan langsung ke Pasar Tarempa dan sejumlah distributor guna memastikan ketersediaan komoditas penting seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging, dan tepung terigu dalam kondisi aman dan mencukupi.
Langkah ini merupakan upaya antisipatif pemerintah daerah terhadap potensi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama Forkopimda dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok.
“Pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan agar harga tetap stabil dan stok tersedia, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para pedagang dan distributor agar tidak melakukan penimbunan atau praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat.
Di lapangan, Sam, salah seorang pedagang di Tarempa, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pokok saat ini masih cukup lengkap.
Meski terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, menurutnya kenaikan tersebut masih dalam batas wajar.Hal serupa diungkapkan Hasna, seorang ibu rumah tangga yang tengah berbelanja.
Ia mengaku tidak mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok, namun berharap pengawasan tetap diperketat menjelang Ramadan.
“Biasanya ada kenaikan harga beras, minyak goreng, tepung terigu, telur, dan kebutuhan lainnya karena permintaan meningkat di bulan puasa ini.
Apalagi saat musim angin kencang dan gelombang besar, distribusi barang dari Tanjungpinang ke Tarempa bisa terganggu. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah potensi kelangkaan telur ayam. Kami berharap pemerintah tetap mengontrol harga agar tidak terlalu tinggi,” ujarnya.
Dengan adanya pemantauan langsung ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menegaskan komitmennya menjaga kondisi pasar tetap terkendali, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok selama Ramadan.(as)
Editor: yn
