Mahasiswa KKN UGM, Polsek Jemaja dan Masyarakat Tanam Jagung Pipil

PROKEPRI.COM, ANAMBAS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama personel Polsek Jemaja, kelompok tani, dan masyarakat berkolaborasi menanam jagung pipil di lahan milik anggota kelompok tani tunas karya di Kampung Talipuk, RT 04 RW 02 Dusun II, Desa BUkit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Anambas, Kamis (2/7/2026) kemaren.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan nasional yang merupakan bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan.
Kegiatan dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Jemaja, Aipda Yondrialis, di bawah arahan Kapolsek Jemaja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Jemaja, pemilik lahan Suryadi, serta mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kehadiran mahasiswa menjadi wujud sinergi antara institusi kepolisian, dunia akademik, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
Kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat semangat gotong royong, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran sekaligus pengabdian kepada masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Lahan seluas 5.000 meter persegi yang digunakan memiliki karakteristik tanah hitam dan gambut dengan potensi yang baik untuk pengembangan sektor pertanian.
Pada kegiatan tersebut dilakukan penanaman menggunakan benih jagung unggul varietas BISI 18. Penanaman dilakukan dengan jarak tanam 70 x 20 sentimeter dan kedalaman 4 hingga 5 sentimeter, dengan estimasi masa panen sekitar 100 hari setelah penanaman.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa. Oleh karena itu, Polri terus hadir membangun kolaborasi dengan masyarakat, pemerintah daerah, kelompok tani, hingga kalangan akademisi.
“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Polri berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara Polri, petani, pemerintah desa, dan mahasiswa menjadi kekuatan besar dalam membangun kemandirian pangan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Gusti.
Sementara itu, Kapolsek Jemaja, Iptu Sutomo menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN UGM memberikan energi dan semangat baru dalam mendukung pembangunan desa, khususnya di bidang pertanian.
“Kami mengapresiasi partisipasi mahasiswa KKN UGM yang turut terjun langsung bersama masyarakat. Kehadiran generasi muda membawa semangat inovasi dan kepedulian terhadap sektor pertanian. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam mendukung swasembada pangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Kapolsek Jemaja.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan, semangat gotong royong, serta antusiasme seluruh peserta. Kehadiran Polri berdampingan dengan petani dan mahasiswa menjadi gambaran nyata bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh satu pihak, melainkan melalui kolaborasi yang harmonis antara aparat, masyarakat, dan dunia pendidikan.(r/as)
