KAMPUS

Mahasiswa STAIN SAR Kepri Juara Harapan 1 Lomba Menyanyi P Ramlee

Yuda Peratama Putra berhasil meraih Juara Harapan 1 kategori putra pada Lomba Menyanyi Lagu Melayu P. Ramlee dalam rangkaian Pekan Budaya Melayu 2025. Foto ssar

PROKEPRI.COM, BINTAN – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman (STAIN-SAR) Kepri bernama Yuda Peratama Putra berhasil meraih Juara Harapan 1 kategori putra pada Lomba Menyanyi Lagu Melayu P. Ramlee dalam rangkaian Pekan Budaya Melayu 2025.

Ajang ini bukan sekadar kompetisi seni suara, tetapi juga sarana untuk melestarikan serta memperkenalkan nilai-nilai budaya Melayu kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.

Yuda Peratama Putra menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh.

Ia berharap keikutsertaannya dapat menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan antarseniman muda sekaligus memperkenalkan kekayaan seni budaya Melayu kepada masyarakat luas.

“Saya berharap kegiatan ini juga mampu mendorong sektor pariwisata daerah dan meningkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya melestarikan budaya Melayu sebagai identitas dan warisan bangsa,”ungkapnya, Selalsa (26/8/2025).

Melalui penampilan Yuda, STAIN SAR Kepri menunjukkan komitmennya dalam memperkaya keberagaman budaya, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta mendukung perkembangan kearifan lokal di Provinsi Kepulauan Riau.

Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Dr. Zulhamdan, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas capaian yang diraih mahasiswanya.

Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi bukti konkret bahwa mahasiswa PAI STAIN SAR Kepri tidak hanya memiliki keunggulan dalam bidang akademik, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian budaya Melayu sebagai identitas lokal yang harus diwariskan.

“Semoga capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi, baik di ranah akademik maupun non-akademik, serta berkontribusi dalam menjaga dan mengembangkan kearifan lokal masyarakat Kepulauan Riau,” ungkapnya.(jp)

Editor: yn

Back to top button