KEPRI

Mati Mesin, Dua Nelayan Terombang-Ambing di Laut Perbatasan Karimun Anak-Malaysia

Tampak tim SAR gabungan mengevakuasi dua nelayan terombang-ambing akibat mesin kapal mati di Perairan Perbatasan Karimun Anak-Malaysia, pada Senin (14/7/2026) malam. Foto prokepri/i

PROKEPRI.COM, KARIMUN – Dua orang nelayan dilaporkan selamat setelah terombang-ambing akibat mesin kapal mati di Perairan Perbatasan Karimun Anak-Malaysia, pada Senin (14/7/2026).

Mereka dievakuasi Basarnas Tanjungpinang bersama Potensi SAR menuju tempat aman di Pulau Buru.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli mengatakan, peristiwa ini bermula ketika korban bernama Iwan dan Reza pergi menjaring ikan menggunakan sebuah longboat sejak pukul 14.00 WIB. Namun, sekitar pukul 17.15 WIB kapal mengalami mati mesin serta kendala aki kering.

“Setelah sempat mencoba meminta bantuan kepada kapal ferry yang melintas namun tidak mendapatkan respons, informasi insiden tersebut akhirnya dilaporkan oleh pihak Bea Cukai kepada Pos SAR TBK pada pukul 20.50 WIB,”ungkapnya dalam keterangan yang diterima media ini, Selasa (14/7/2026).

Merespons laporan darurat tersebut, tim SAR gabungan bergerak cepat melakukan koordinasi serta langsung mengerahkan personel Pos SAR TBK menggunakan speedboat milik Lanal TBK menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 11,20 NM dari dermaga.

“Berkat kesiapsiagaan tim di lapangan, pada pukul 21.55 WIB kedua korban akhirnya berhasil ditemukan dengan selamat pada koordinat 1°04’32.8″N 103°34’08.5″E, berjarak kurang lebih 1,8 NM dari lokasi awal dilaporkan hilang (Last Known Position). Seluruh korban selanjutnya langsung dievakuasi oleh petugas menuju tempat aman di Pulau Buru,”pungkas Fazzli.(i)

Editor: yn

Back to top button