Milad ke 74 Tahun HMI, Hendri: Spirit Keislaman dan Keindonesiaan

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjungpinang-Bintan menggelar tasyakuran dan dialog sempena Milad HMI ke-74 Tahun bersama alumni dan kader HMI di Sekretariat HMI, Insan Cita Center, Jalan Menur, Kilometer 8 Atas, Tanjungpinang, Senin (08/02/2021) malam.
Dalam kesempatan ini, Ketua Umum (Ketum) HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan, Hendri mengatakan, sebagai organisasi mahasiswa tertua di Indonesia, HMI tentu telah menorehkan catatan sejarah panjang dalam mengisi pos-pos strategis dalam segala sektor hingga saat ini.
Suka duka perjalanan HMI, selalu menarik untuk diceritakan dari masa ke masa. Tentu semua harus disambut dengan penuh rasa syukur, karena eksistensi HMI dalam mencetak kader ummat dan kader bangsa, masih terus terjaga hingga saat ini.
“74 Tahun sudah HMI berkiprah memberikan sumbangsihnya ditengah-tengah masyarakat, bangsa dan negara ini. Sejak berdirinya pada 5 Februari 1947 HMI selalu tampil sebagai motor perjuangan ditengah kemelutan berbangsa dan bernegara yang tentunya selalu berpegang pada spirit keislaman dan keindonesiaan,” kata Hendri.
Tampil dengan gagasan-gagasan solutif merupakan ciri khasnya HMI.
“Kedepannya kita sama-sama berharap spirit perjuangan yang telah mendarah daging di Himpunan ini selalu dirawat dan terawat oleh kader-kader HMI dimanapun berada, baik yang saat ini sedang berproses di Komisariat, Cabang, Pengurus Besar, bahkan Alumni HMI yang hari ini tersebar di berbagai sektor, baik itu sektor sosial, ekonomi, keagamaan, pemerintahan dan sektor-sektor lainya,” sambung Hendri.
Senada dengan itu, Alumni HMI sekaligus Gubernur Pertama Provinsi Kepri Ismet Abdullah menekankan bahwa ketika ber-HMI, yang diperoleh adalah tidak ada rasa takut, hadapi terus. Membela yang benar, kaum miskin dan tertindas.
“Itu digeluti terus setiap tahunnya. Memami dan menjalani segala sesuatu secara teratur, termasuk proses kaderisasi dari mulai LK1, LK2, LK3,” ungkap Ismet.
Perkembangan HMI di Kepri khususnya di Tanjungpinang, masih Ismet, saat ini cukup signifikan dibandingkan awal ia menginjak Kepri di tahun 1998.
“Saya ingin sampaikan, anda tepat memilih HMI sebagai tempat untuk berproses, anda harus bangga menjadi kader HMI, jangan ada lagi keraguan,” tutupnya. (yan)
