Selain Jadi Destinasi Wisata Religi, Masjid Agung Karimun Juga Jadi Masjid Percontohan Nasional

PROKEPRI.COM,KARIMUN – Masjid Agung atau Masjid Raya adalah salah satu bangunan yang biasanya selalu ada di setiap kota atau kabupaten.
Bahkan, bangunan masjid yang dibuat dengan arsitektur dan interior yang estetik kerap menjadi icon daerah tersebut juga jadi tujuan wisata bagi para pelancong.
Salah satunya adalah Masjid Agung Karimun yang terletak di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.
Masjid terbesar di Karimun ini bisa menampung hingga 4.000 jamaah.
Dibangun tahun 2003, masjid ini berdiri di atas lahan seluas 75.000 m2 dengan luas bangunan mencapai 2.500 m2.
Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Agung Karimun juga menjadi pusat sejumlah kegiatan keagamaan.
Masjid ini juga banyak dikunjungi wisatawan sebagai destinasi wisata religi.
Sejarah
Dilansir dari website Anugerah Kubah, pembangunan Masjid Agung Karimun dimulai pada tahun 2003.
Proses pembangunan dimulai dengan upacara peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Karimun yakni, Drs. HM Sani.
Proses peletakan batu pertama ini juga dihadiri oleh Menteri Agama RI, Prof Dr Said Agil Siraj dan disaksikan langsung oleh 6 duta besar dari berbagai negara seperti Iran, yaman, Maroko, Sudan, Lebanon dan Palestina.
Masjid Agung Karimun pernah mendapatkan penghargaan sebagai masjid berprestasi se-Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2015.
Selain itu, Masjid ini juga mendapatkan penghargaan sebagai Masjid Percontohan setingkat Provinsi pada tahun 2015.
Dengan mendapatkan profil sebagai Masjid Percontohan tingkat provinsi, akhirnya masjid ini pun ikut didalam lomba pemilihan Masjid Percontohan Tingkat Nasional.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepri Raja Heri Mokhrizal mengatakan wisata religi Kepri tidak kalah dari wisata religi luar, Ia bangga dengan Masjid Agung di Kepri yang punya ciri Khas dan banyak mendapat penghargaan seperti Masjid Agung Karimun tersebut.
“Selain ada nilai religius didalamnya, Masjid ini pun meraih berbagai penghargaan dan jadi percontohan masjid nasional, sebagai masyarakat Kepri kita harus bangga,” Ujar Raja Heri.
Editor: Muhammad Faiz
