Pasca Kebakaran, Finish Tour de Singkarak 2017 Bergeser dari Jam Gadang ke Lapangan Kantin

PROKEPRI.COM, BUKIT TINGGI – Pasca Kebakaran Pasar Ateh Bukit Tinggi, rangkaian kegiatan Tour de Singkarak 2017 yang melintasi kabupaten/kota di Sumatera Barat itu semula direncanakan finish di Jam Gadang, namun Pemerintah Kota Bukit Tinggi menggeser lokasi finish ke lapangan kantin di Jalan Sudirman, Bukit Tinggi, Sumatera Barat.
“Dalam rangkaian kegiatan Tour de Singkarak di Bukittinggi sebagai lokasi grand finish, kegiatan perayaan tidak jadi dilaksanakan di Jam Gadang, digeser ke Lapangan Kantin di Jalan Sudirman,” kata Kepala Disparpora kota Bukit Tinggi, Erwin Umar, menjawab wartawan, Senin (6/11).
Menurutnya karena kondisi kota Bukit Tinggi usai ditimpa musibah, mereka menilai tidak memungkinkan untuk melakukan perayaan (ivent) di Jam Gadang yang lokasinya berhadapan dengan pertokoan Pasar Ateh yang terbakar belum lama ini.
“Kan ada jamuan makan malam bagi peserta (Tour de Singkarak). Rencana awal dilaksanakan di Jam gadang sekalian mempromosikan suasana di sana. Tetapi karena musibah kebakaran di pasar Ateh, jamuan makan malam dipindah ke Lapang Kantin,”ujarnya, dikutip Prokepri.com dari Antara.Com.
Ia menjelaskan, sejak tiga hari sebelum penutupan Tour de Singkarak 2017, Pemkot Bukit Tinggi sudah menyiapkan rangkaian kegiatan seni yang juga direncanakan pelaksanaannya di Lapangan Kantin Bukit Tinggi.
“Saat ini, persiapan Tour de Singkarak di Bukittinggi sudah mencapai 85 persen dan yang menjadi perhatian yaitu kelayakan jalan karena masih ada penggalian mengganti pipa PDAM.
Namun induk organisasi olahraga sepeda dunia (UCI) telah mengingatkan agar pekerjaan galian selesai selambatnya pada 11 November 2017 dan Balai Wilayah Sungai Sumatera V sebagai pihak yang melakukan pekerjaan telah menyanggupi,”ungkapnya.
Tour de Singkarak 2017 rencanaknya diselenggarakan pada tanggal 18 hingga 26 November 2017 dan kota Bukit Tinggi masuk dalam etape sembilan sekaligus grand finish.
Balap sepeda internasional ini akan diikuti oleh 30 negara dengan 20 tim sepeda terdiri atas 15 tim international dan lima tim nasional. (*/ira)
EDITOR : INDRA H
