KARIMUNKEPRI

Pemprov Dukung Teluk Uma Kampung KB di Kecamatan Tebing

Gerbang masuk ke Kampung KB Teluk Uma di RW 02, Kecamatan Tebing. Foto hk

PROKEPRI.COM, KARIMUN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Kepulauan Riau mendukung terbentuknya RW 02, Kelurahan Teluk Uma sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Tebing.

Prediket serupa pernah diberikan kepada RW 03, Telaga Tujuh, Kelurahan Seilakam Barat, Kecamatan Karimun.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Kepulauan Riau, Misni mengatakan, dipilihnya RW 02 Teluk Uma sebagai Kampung KB Indah Bersari di Kecamatan Tebing karena bisa menerapkan pola pendidikan anak secara baik. Jika berhasil, maka diharapkan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain.

Kata Misni, ada beberapa sasaran yang ingin dicapai dengan adanya Kampung KB itu, seperti meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, meningkatkan rata-rata lama sekolah penduduk usia sekolah dan menghapus buta aksara. Kemudian, tidak adanya perilaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Selanjutnya, meningkatkan sanitasi, lingkungan nyaman dan bersih, meningkatkan peserta KB metode kontrasepsi jangka panjang. Kemudian, meningkatkan ketahanan keluarga melalui bina keluarga balita, remaja dan lansia. Meningkatkan kreatifitas remaja melalui kelompok pusat informasi dan konseling remaja serta meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga melalui kelumpok usaha.

Dikatakan, program kependudukan dan KB bisa dilaksanakan dengan baik yang diawali dengan ketahanan keluarga. Dengan adanya pencanangan Kampung KB, masyarakat mengetahui bagaimana mengunakan alat kontrasepsi modern. Artinya, bukan membatasi jumlah kelahiran, namun merencanakan kehidupan bagi balita, remaja dan lansia menjadi lebih baik.

Sementara, Gubernur Kepri Nurdin Basirun yang hadir saat itu menambahkan, Kampung KB salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam mengatur dan menuntun masyarakat untuk membangun keluarga yang sejahtera. Artinya, pemerintah tidak melarang masyarakat untuk memiliki anak lebih dari dua, namun bagaimana mengatur tingkat kelahiran dengan baik.

Nurdin Basirun sangat terkesan dengan keindahan Kampung KB di RW 02 Teluk Uma tersebut. Sebab, meski daerah itu berada di pinggir hutan bakau dengan tanah rawa. Namun, masyarakat setempat mampu menjadikan kampung mereka daerah yang indah dipenuhi aneka bunga berwarna-warni.

“Setelah melihat secara langsung, saya merasa terpesona. Ada perkampungan yang lingkungannya bersih dan dihiasi dengan bunga-bunga yang indah. Sehingga, timbul secara spontan inspirasi saya. Kampung ini akan kita menej menjadi kampung yang lebih indah,” ungkap Nurdin Basirun.

Kata Nurdin, kalau kampung ini sudah makin indah, maka akan mengundang orang untuk datang kesana. Rumah-rumah yang ada di kampung itu akan diubah menjadi bagus dan dirapikan. Begitu juga jalan menuju kampung akan diperbaiki. Intinya, Kampung KB Teluk Uma akan disulap menjadi salah satu objek wisata. ***

Editor : DRI

Back to top button