Jadi Polemik, Laksamana Ladi Batam Berubah Nama Jadi Flyover Sungai Ladi

PROKEPRI.COM, BATAM – Flyover Laksamana Ladi Batam yang baru saja diresmikan di penghujung tahun 2024 lalu, akhirnya dirubah namanya menjadi Flyover Sungai Ladi, Kamis (2/1/2025).
Perubahan penamaan itu diputuskan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi merespons polemik yang terjadi ditengah masyarakat.
Rudi menyebut jika flyover dengan panjang 120 meter dan lebar 10,5 meter tersebut ke depannya akan bernama “Flyover Sungai Ladi”.
Keputusan ini, kata Rudi, setelah mempertimbangkan banyak hal. Termasuk masukan dan saran dari para tokoh serta tetua.
“Pertama-tama, saya memohon maaf atas apa yang telah terjadi. Saya juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Batam yang telah mendukung pembangunan Flyover Sungai Ladi,” ujarnya.
Terlepas dari pro dan kontra penamaan tersebut, Rudi memastikan jika Flyover Sungai Ladi akan tetap menjadi identitas Batam.
Selain memberikan manfaat terhadap mobilitas masyarakat, lanjut Rudi, flyover ini sekaligus langkah strategis BP Batam dalam mengurai kemacetan dan menyiapkan infrastruktur pendukung investasi.
“Saya berharap keputusan ini dapat diterima oleh semua pihak guna menjaga situasi kondusif Batam yang kita cintai,” pungkasnya.
Sebelumnya, BP Batam meresmikan Flyover yang diberi nama Laksamana Ladi di penghujung tahun 2024 lalu.
Laksamana Ladi telah dilakukan Pengujian Beban Statik dan Dinamis Flyover oleh lembaga pengujian dari PT. Cipta Desain Indonesia.
Tak lama diresmikan, nama Flyover Laksamana Ladi dikritik masyarakat hingga LAM Batam dan Kepri. Lantaran, tidak ada dalam kamus sejarah Melayu nama Laksamana Ladi itu.
Bukan hanya itu, BP Batam pun menjadi bahan pergunjingan netizen di media sosial, buntut pemberian nama tersebut.
Editor: yan
