Walikota Tanjungpinang Lis Akan Merger 8 OPD

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah berencana akan menggabungkan (merger,red) 8 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko).
“Kita akan merger 8 OPD,” kata Lis dalam dialog 100 Hari Kepemimpinan Lis-Raja Ariza yang disiarkan live ulasanTV di youtube, Kamis (29/5/2025). Dialog ini juga menghadirkan narasumber lain yakni akademisi dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Robby Patria.
Lis menerangkan, jika 8 OPD di merger bisa menghemat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) hingga miliaran rupiah.
“Kenapa 8 OPD, untuk ada OPD banyak mohon maaf sementara untuk kegiatan tidak ada. Sehingga apa, kalau kita merger 1 OPD, itu minimal bisa penghematan antara 3 sampai 5 miliar. Anggap ajalah 3 miliar satu OPD, kalau 8 OPD sudah berapa peghematan,”sambung dia.
Rencana merger 8 OPD yang disampaikan lis itu menjawab masukan membangun untuk kepemimpinan Lis-Ariza dari narasumber akademisi UMRAH, Robby Patria, yang sebelumnya mendapatkan kesempatan memberikan pemaparan atas pertanyaan dari pembawa acara.
“Kalau boleh menyarankan, memang regulasi yang paling penting diubah itu adalah jumlah OPD. Jumlah OPD inikan terlalu gemuk ya, dengan wilayah (Tanjungpinang,red) 16 kilo (kilometer,red). Sama kayak menterilah di Indonesia terlalu besar kalahi menteri di China dan Amerika dengan jumlah penduduk yang besar,”kata Robby sebelumnya.
“Saya kira itu juga bisa penghematan anggaran. Itu untuk penataan regulasi Pemko,red,”sambungnya.
Robby juga meminta kebijakan yang mendorong pertumbuhan pariwisata.
“Pendidikan, wisata, Kebudayaan. Identiti kota ini kan tiga itu. Jadi rohnya tiga ini yang mesti Pemko itu gesa maksimal,”tegasnya.
Alasannya, untuk mendatangkan kunjungan wisatawan lokal hingga mancanegara.
“Karena kalau pariwisata alam kan kita kalah sama Lagoi ya. Kalau perdagangan tentu kita ketinggalan sama Batam. Yang kita unggulkan apa, budaya, seperti ibu kota provinsi. Nah ini yang mesti didorong maksimal oleh pemerintah untuk mendatangkan kunjungan,”saran Robby.(jp)
Editor: yn
