KEPRI

Tekan Kebocoran Anggaran, Gubernur Kepri Akan Awasi Ketat SKPD

Jawaban Pemerintah Terkait Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD Kepri

Gubernur Kepri Nurdin Basirun memberikan jawaban pemerintah terkait pandangan Fraksi-Fraksi DPRD Kepri tentang nota keuangan dan rancangan Perda tentang APBD Perubahan tahun 2016, Jum'at (14/10/2016) diruang sidang rapat utama kantor DPRD Provinsi Kepri, Dompak, Tanjungpinang.
Gubernur Kepri Nurdin Basirun memberikan jawaban pemerintah terkait pandangan Fraksi-Fraksi DPRD Kepri tentang nota keuangan dan rancangan Perda tentang APBD Perubahan tahun 2016, Jum’at (14/10/2016) diruang sidang rapat paripurna di kantor DPRD Provinsi Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Gubernur Provinsi Kepri H Nurdin Basirun berjanji akan menindaklanjuti pandangan umum dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) terkait diperlukan penekanan angka kebocoran dalam anggaran, dengan melakukan optimalisasi agar pendapatan dapat ditingkatkan.

“Terkait menurunnya sektor pendapatan, Pemeritah Provinsi Kepri akan melakukan pengawasan ketat kepada seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dalam mengelola anggarannya,” kata Nurdin saat memberikan jawaban pemerintah terkait pandangan Fraksi-Fraksi DPRD Kepri tentang nota keuangan dan rancangan Perda tentang APBD Perubahan tahun 2016, Jum’at (14/10/2016) diruang sidang rapat utama kantor DPRD Provinsi Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Nurdin menegaskan, bahwa pembangunan yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) tak lain untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Dalam kesempatan ini Gubernur sependapat dengan Fraksi Golkar yang menegaskan agar anggaran dapat dirasionalisasikan serta dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Hal ini disampaikan juga fraksi Demokrat plus yang mengharapkan agar pemerintah dapat mengelola secara baik terkait pendapatan daerah yang ada.

“Tujuan kita agar kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan dengan segera,” tegas Nurdin.

Dan menyangkut tertundanya beberapa proyek pembangunan, Fraksi PDIP berharap untuk tahun 2017 visi Gubernur dapat mulai terealisasikan dan Gubernur pun secara tegas sependapat dengan hal itu dan akan segera mewujudkan visi tersebut terutama unggul dibidang Maritim.

Selanjutnya jawaban jawaban Gubernur terhadap pandangan fraksi terkait ranperda penambahan penyertaan modal kepada PDAM Tirta Kepri Dalam rangka penyelesaian hutang pemerintah pusat secara non cash, Gubernur sependapat dengan fraksi-fraksi yang setuju dengan Ranperda tersebut dan harus segera diselesaikan secepatnya.

“Kita tahu bahwa Air bersih merupakan kebutuhan paling dasar bagi manusia, maka hal itu harus dikelola dengan baik. Kita menunjuk PDAM Tirta Kepri maka kita harus memberi dukungan dan dengan Ranperda ini sebagai sokongan dari pemerintah juga DPRD agar kinerja dari PDAM sendiri dapat lebih meningkat agar kebutuhan akan air bersih bagi masyarakat Kepri dapat terus terjaga,” kata Nurdin. (*)

Tinggalkan Balasan

Back to top button