KEPRI

Dispar Kepri Sambut Baik Program Travel Bubble

Lagoi Bay. Foto Ist

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berencana membuka perbatasan secara terbatas.

Hal dilakukan itu guna mendongkrak ekonomi di tengah pandemi.

Program Travel Bubble atau gelembung perjalanan untuk di Kepulauan Riau akan segera diberlakukan di pintu masuk wisata Lagoi Bintan, dan Batam Nongsa.

“Nantinya dengan program gelembung perjalanan ini, wisatawan manca negara (Wisman) asal Singapura bisa melakukan perjalanan wisata di dua lokasi tersebut Lagoi Bintan dan Nongsa Batam,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar, pada wartawan, Senin (07/09).

Menurutnya, program ini telah melalui pembahasan antar Indonesia dan Singapura dan akan segera mulai diterapkan.

Buralimar mengatakan, jika Travel Bubble dapat terwujud, maka penduduk antar kedua negara dapat saling mengunjungi tanpa harus melakukan karantina.

Bahkan kata dia, melalui program ini wisatawan asing tidak harus melakukan swab sebanyak empat kali, baik itu sampai di Kepri maupun saat akan kembali ke negaranya.

Pihaknya kini tengah mempersiapkan protokol kesehatan dan vaksinasi terhadap pekerja di lokasi-lokasi yang akan diterapkan travel bubble.

Dia meyakini, jika program Travel Bubble bisa terlaksana, angka kunjungan wisatawan ke kepri bisa menyentuh 1,5 juta orang atau setengahnya dari kunjungan wisman pada tahun 2019 diangka 2,8 juta orang.

“Insyaallah angka kunjungan wisman bisa tercapai 1,5 juta orang, asalkan pintu keluar di Singapura sudah dibuka,” pungkasnya.(faiz)

Back to top button