Lis Darmansyah Rindu Kepemimpinan Ismet dan Almarhum HM Sani

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah SH rindu dengan kepemimpinan Ismet Abdullah serta Almarhum H Muhammad Sani ketika menakhkodai Provinsi Kepri sebagai gubernur. Dua figur ini, menurut Lis, adalah guru serta memiliki semangat juang tinggi, konsep yang cerdas membangun Kepri.
“Pemprov (Pemerintah Provinsi) begitu besar. Saya dulu bagian dari Pemprov, saya tau betul sistem kerjanya serta bagaimana dulu pak Ismet begitupun pak almarhum Sani. Ketika dia mengintruksikan (membangun Kepri), mereka cek, awasi dan jadi,” kata mantan Wakil Pimpinan DPRD Kepri ini kepada Prokepri.com, Minggu (11/6).
Lis mengatakan, berbeda dengan sekarang ini (Gubernur Kepri Nurdin Basirun,red).
“Pak gubernur ini (Nurdin Basirun) harus sensitif terhadap kebijakan yang dia sampaikan. Sehingga, komunikasi antara gubernur dengan kabupaten/kota terbangun dengan baik, bersinergi yang hasilnya terimplementasi berjalan dengan baik serta terawasi. Kalau tidak, berarti hanya lip service (keramahan di mulut saja,red),” ucap politisi PDI-P ini.
Tahun ini (2017) seharusnya, sambung Lis, ada dermaga Penyengat, tempat parkirnya, termasuk balai adat di Tanjungpinang. Pembangunan insfrastruktur itu sudah dibahas serta dikabarkan masuk dalam anggaran APBD Kepri.
“Tapi kita tak tau, apakah terealisasikan tahun ini apa tidak. Karena belum ada proses lelangnya. Pak gubernur harus monitor pembantunya, sekda, kepala dinas kepala badan, kepala kantor. Di monitor programnya, dijalankan atau tidak?. Sekarang inikan kita terputus (komunikasi). Tampaknya ada koordinasi, tapi tak ada,” heran Lis.
Lis mengaku prihatin dan kasian melihat kepemimpinan gubernur saat ini. Hal itu, sambung dia, dikarenakan para pembantunya tidak sigap mengimplementasikan intruksi sehingga tak berjalan dengan baik.
“Yang jelas sekarang ini akhirnya kasian gubernur, tidak dibantu para pembantunya, bagaimana pengimplementasikan ucapannya. Sinyal perintah intruksi tidak dijalankan dengan baik dan gubenrur tidak mengawasinya. Kita sangat mencintai Provinsi Kepri, kita sayang Provinsi Kepri, kita kasian gubernurnya. Seharusnya harus dibantu oleh perangkatnya,” tutup Lis.
Penulis : YAN
