KEPRI

Komisi 3 DPRD Tanjungpinang Kecewa Sikap Pejabat PU

Dugaan Merubah Spek Aspal Jadi Semen

Sejumlah pekerja tengah melakukan pekerjaan peningkatan jalan Bintan Center KM 9, Tanjungpinang menggunakan semen dan bukan aspal sebagaimana layaknya, hal ini menjadi sorotan anggota DPRD Tanjungpinang dan elemen masyarakat lainnnya, Rabu (24/5)
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Ashadi Selayar. Foto Prokepri.com/AL.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Kota Tanjungpinang, Ashadi Selayar mengaku kecewa dan menyesalkan sikap yang dilakukan pejabat terkait di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang. Hal ini terkait upaya peninjauan ke lapangan yang ia lakukan terhadap proyek pemeliharaan jalan di kawasan Bintan Center (Bincen) KM 9 Tanjunginang, Rabu (24/5).

Upaya peninjauan ke lapangan yang dilakukan wakil rakyat tersebut juga menanggapi aduan masyakat yang diterimanya, untuk mengetahui tentang masalah penukaran spek jalan di Bintan Center dari pengaspalan ke beton (semen). Sehingga ia merasa perlu dilakukan koordinasi dengan dinas terkait, melalui terjun langsung ke lapangan bersama pejabat dinas bersangkutan.

Kekecewaan wakil rakyat ini timbul, setelah melihat pejabat dinas terkait yang diharapkan untuk dapat hadir bersamanya ke lapangan. Namun kenyataannya pejabat dinas bersangkutan hanya mengutus sekelas staf biasa saja.

“Seharusnya yang datang dan terjun kelapangan tersebut adalah Kepala Dinas bersangkutan, atau minimal setingkat Kepala Bidang (Kabid) yang menangani proyek jalan ini. Tapi kenyataannnya mereka hanya mengutus staf biasanya saja,” ungkap Ashadi Selayar dengan penuh kekecewaan.

Lebih lanjut, Ashadi belum mengetahui apakah ada perubahan spek pemeliharaan jalan di kawasan Bintan Center tersebut dari aspal ke semenisasi, termasuk berapa jumlah dana APBD Tanjungpinang yang diserap dalam pelaksanaan proyek jalan tersebut.

“Kita belum lihat mengetahui secera persis tentang spek dan berapa jumlah penganggaran dalam pelaksanaan jalan ini. Nanti akan coba cek kembali. Mudahan-mudahan besok (Kamis) kita akan turun kelapangan lagi,” ucap Ashadi.

Terpisah, Ketua DPD Indonesia Crisis Center (ICC) Kepri, La Ode Kamarudin menyesalkan sikap dari pejabat Dinas PU Kota Tanjungpinang yang tidak bisa hadir terjun kelapangan, sebagaimana yang diharapkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanjungpinang saat itu.

Disamping itu, La Ode juga akan berusaha mencari tahu berapa jumlah dana proyek peningkatan jalah di Bintan Center tersebut, termasuk apakah sudah sesuai dengan speknya atau belum.

“Kita akan pantau pelaksanaan pekerjaan proyek jalan ini sampai tuntas. Jika ditemukan adanya indikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), maka kita tidak segan-segan melaporkannya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri,” ucap La Ode.

Menurut La Ode, seharusnya peningkatan jalan di kawasan Bintan Center tersebut tetap dilakukan pengaspalan, sebagaimana yang telah dilakukan sebelumnya oleh pengembang kawasan itu dari PT Sinar Bahagia Group.

”Harusnya tetap di aspal dan bukan beton. Inikan terlihat aneh, apalagi jika setengah jalan beton dan sisanya tetap aspal. Sedangkan mutu aspal jalan saja di daerah ini masih banyak yang kurang baik, dan cepat rusak akibat hujan-panas. Apalagi pakai semen beton seperti yang dikerjakan saat ini, sama saja proyek mubazir dan akal-akalan mereka saja itu semua,” pungkasnya.

Penulis : AL

Tinggalkan Balasan

Back to top button