Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!


Untuk Apa Kita Hidup di DUnia Ini

KH_Muhammad_Arifin_Ilham. Foto Istimewa

KH_Muhammad_Arifin_Ilham. Foto Istimewa

Orang yang paling berbahagia adalah orang yang paham untuk apa hidup di dunia ini:

Tujuan hidup hanya mencari ridho Allah Swt

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian Itulah agama yang lurus.”(QS Al Bayyinah:5).

Peranan hidup sebagai khalifah 

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS Al Baqarah:30).

 

Tugas hidup mengabdi pada Allah 

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS Adz Dzariyat:56).

 

Pedoman hidup adalah Al Qur’an 

Kitab (Al Quran) Ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.”(QS Al Baqarah:2).

 

Teladan hidup adalah Nabi Muhammad saw

“Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS Al Ahzab:21).

 

Sahabat hidup adalah orang orang beriman

“Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (QS Al Hujarat:10).

 

Alat hidup adalah harta, tahta dan semua potensi 

“Dan carilah pada apa yang Telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah Telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS Al Qoshosh:77).

 

Musuh hidup adalah syetan 

“Bukankah Aku Telah memerintahkan kepadamu Hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu”, (QS Yasin:60).

 

Orientasi hidup adalah keselamatan di akhirat

“Sesungguhnya kehidupan di dunia ini adalah kesenangan sementara, dan sesungguhnya kehidupan akhirat adalah ‘daarul qoroor’ , rumah selama-lamanya” (QS Al Mu’min:39).

Subhaanallah, kini sudah jelas untuk apa hidup sesaat ini, sahabatku, “Semoga Allah menancapkan kekuatan iman di hati kita dan kesenangan taat di tengah glamor godaan dunia ini… Aaamiin”.(Suara-Islam)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan