Kebutuhan BBM di Kepri Menurun, Avtur dan LPG Meningkat
Sambut Idul Fitri, Pertamina Bentuk Tim Satgas

PROKEPRI.COM, BATAM – Untuk melayani kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) masyarakat pada Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H, PT Pertamina (Persero) wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbangut) memastikan pasokan seluruh jenis bahan bakar, baik BBM Premium, Pertalife, Pertamax, Pertamax Turbo dan Solar/Bio Solar di Kepri, Riau, Sumbar, Medan dan Aceh tersedia dengan aman.
Pertamima (Persero) MOR I memprediksi penyaluran selama satgas Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H untuk produksi Premium di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbangut) akan naik 1 persen dari penyaluran normal 7.212 KL menjadi 7.266 KL. Sedangkan untuk Pertalife akan naik sebesar 19 persen dari penyaluran normal sebesar 4.080 KL menjadi 4.852 KL. Semantara itu, produk Pertamax dan Pertamax Turbo diprediksi juga akan naik 23 persen dari penyaluran normal 755 KL menjadil 931 KL. Untuk produk solar/bio solar akan mengalami penurunan 3 persen yaitu dari 6.4.39 KL menjadi 6.254.
Satu sisi, untuk wilayah Kepri menjelang lebaran, diprediksi konsumsi kebutuhan BBM menurun dikarenakan aktifitas dan kondisi masyarakat Kepri terutama warga Batam menjelang Idul Fitri banyak yang mudik lebaran. Sedangkan untuk kebutuhan LPG dan Avtur di Batam dan Kepulauan Riau di perkirakan meningkat dari penyaluran normal hari biasa. Karena salah satu penyebabnya intensitas penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam diperkirakan meningkat pada musim lebaran tahun ini.
“Sedangkan untuk wilayah Kepri pada masa satgas diperkirakan akan terjadi penurunan konsumsi produk BBM dikarenakan aktifitas dan kondisi masyaralat menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H. BBM jenis premium akan turun 6 persen dari rata rata harian sebelumnya 791 Kilo liter (KL) menjadi 740 KL. Sedangkan untuk produk Pertalife akan turun sebesar 5 persen dari 211 KL menjadi 200 KL. Sementara itu, untuk produk Pertamax diperkirakan tidak mengalami perubahan yaitu dari 73 KL per hari. Untuk kebutuhan solar dipredksi akan turun 13 persen dari 236 KL menjadi 208 KL,”kata Erry Widiastono, General Manager (GM) PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I Sumbagut, dalam rilis diterima PROKEPRI di Kantor Pertamina Batam, Senin (20/7).
Sebelumnya, Pertamina MOR I juga menyiagakan tims satgas Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H di kantor pertamina MOR I dari tanggal 10 Juni 2017 lalu dan berakhir pada 10 Juli 2017 mendatang. Pasokan BBM ke masyarakat di provinsi Kepulauan Riau disuplai dari 4 terminal BBM, yaitu TBBM Kabil Batam, TBBM Kijang dan TBBM Tanjung Uban di Bintan dan TBBM Natuna melalui 48 SPBU yang tersebar di seluruh provinsi Kepri.
“Sedangkan konsumsi LPG pada waktu yang sama akan meningkat di wilayah Kepri. Pertamina mengantisipasi lonjakan itu dengan menambah pasokan dan melakukan pendistribusian sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk kebutuhan Avtur, bahan bakar penerbangan kami prediksi akan terjadi peningkatan kebutuhan di Bandara Hang Nadim Batam,”ujar Erry.
Dijelaskan Erry, penyaluran harian normal avtur di Bandara Hang Nadim Batam sebesar 280 KL per hari. Pihak Pertamina memperkirakan akan terjadi peningkatan sebesar 7 persen pada H-5 dan H+5 Idul Fitri 1438 H yaitu dari 280 KL per hari menjadi 300 KL. “Ketahanan stok Avtur di Bandara Hang Nadim Batam ditunjang oleh Depot Pengisian Pesawat Udara Hang Nadim. Antisipasi penambahan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat meraya kan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman.
Tabel Jumlah SPBU, AMPS dan SPDN di Wilayah Sumbagut
Wilayah Jumlah SBPU JUmlah AMPS Jumlah SPDN
Kepri 48 22 6
Riau 150 45 3
Sumbar 114 3 6
Sumut 319 19 22
Aceh 107 12 13
Sumber : Pertamina I Sumbagut.
EDITOR/PENULIS : IRA
