Kepri Berduka, H Abdul Razak Tutup Usia

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kabar duka menyelimuti masyarakat se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Mantan Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, Drs H Abdul Razak bin Abu Bakar bin Ali periode 2006 hingga 2024 tutup usia di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD-RAT), Kota Tanjungpinang, pada Senin (28/7/2025) pukul 19.00 WIB malam.
Ketua Umum LAM Kepri, Dato’ Seri Setia Utama, H Raja Alfahis Raja Ismail turut menyampaikan ucapan takziah serta menyatakan duka mendalam atas berpulangnya Drs H Abdul Razak bin Abu Bakar bin Ali.
“Innalillahiwainnailaihirojiun. Keluarga besar LAM Kepulauan Riau merafak sembah ucapan takziah atas wafatnya Dato Seri Setia Utama Drs H Abdul Razak bin Abu Bakar bin Ali, Ketua LAM Kepri 2006-2024,”demikian bunyi pernyataan Raja Alhafiz yang diterima, Senin malam (29/7/2025).
Alhafiz juga mengajak seluruh masyarakat se-Provinsi Kepri untuk ikut mendoakan almarhum.
Abdul Razak dikenal luas masyarakat Provinsi Kepri sebagai tokoh adat Melayu yang senantiasa memberikan kesejukan.
Sejak pertama kali diangkat pada tahun 2006 hingga akhir masa jabatannya pada 2024, Almarhum menjabat sebagai Ketua Umum LAM Kepri hampir dua dekade.
Dalam kurun waktu itu, pria yang kerab disapa ayahanda Abdul Razak ini banyak terlibat dalam banyak kegiatan kebudayaan Melayu, hingga menjadi penyeimbang antara adat dan kebijakan pemerintah di daerah.
Abdul Razak secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada 4 Januari 2025 lalu, melalui secarik surat resmi yang disampaikan kepada Dewan Penasehat dan Majelis Kerapatan Adat.
Jabatan Ketua LAM Kepri kemudian diserahkan kepada pengganti yang ditunjuk melalui musyawarah adat.
Pengunduran dirinya dilakukan atas kehendak pribadi, dengan alasan ingin memberi kesempatan kepada generasi penerus untuk melanjutkan kepemimpinan di tubuh LAM Kepri.
Kepergian Abdul Razak meninggalkan duka mendalam bagi seluruh masyarakat, Ucapan bela sungkawa mengalir deras bagaikan air yang tidak ada ujungnya, baik langsung maupun di flatform media sosial.
Tokoh masyarakat, pejabat daerah, FKPD se-Kepri hingga muda-mudi Melayu dan umum turut bertakziah. Mereka sangat kehilangan sosok ayah yang menjadi teladan bagi generasi muda.
Kini, Ayahanda Abdul Razak sudah kembali kehadirat yang maha kuasa. Banyak warisan yang ditinggalkan buat generasi penerus, mulai dari semangat, nilai luhur budaya Melayu serta perjuangan yang tiada henti sepanjang pengabdiannya. Hal itu, diharapkan dapat terus dirawat dan dijaga.
Selamat jalan ayahanda, selamat berpulang tok kami, semoga ditempatkan di surga Allah SWT. Semua jasa, pengorbanan, pemikiran dan baktimu akan tetap dikenang dalam sejarah dan hidup di dalam setiap hati generasi muda Melayu.(jp)
Editor: yn
