Partai Pengusung Sanur Layangkan Protes ke Gubernur
Tolak AW Sebagai Kandidat Cawagub Kepri

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Partai pengusung almarhum H Muhammad Sani-Nurdin Basirun (Sanur) memprotes usulan Gubernur Kepri Nurdin Basirun dengan menolak Agus Wibowo (AW) sebagai Calon Wakil Gubernur Kepri (Cawagub). Alasannya, selain tidak mengenal AW, mereka tidak pernah mengeluarkan rekomendasi.
“Kami tidak kenal sama dia (AW) dan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi. Figur yang kita usulkan Isdianto dan Mustafa Widjaja. Maka itu kita protes dan dalam waktu dekat ini kita akan temui gubernur,” kata Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepri, Abdul Basyid Haz kepada Prokepri.com, Selasa (7/3).
Bukan hanya PKB, Basyid memastikan PPP dan Partai Gerindra juga menyuarakan hal yang sama.
“Saya sudah komunikasi dengan PPP dan Gerindra. Intinya sama. Sebagai partai pengusung kami memiliki hak untuk mengusulkan Cawagub. Figur yang bakal mendampingi gubernur tentu harus kantongi rekomendasi dari seluruh partai pengusung,” tekannya
Basyid meminta Nurdin Basirun transparan.
“Jangan nanti timbul masalah. Kita lagi nunggu Maka itu, partai pengusung akan rapat bersama gubernur bahas ini segera mungkin,” sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, DPRD Provinsi Kepri resmi mengembalikan surat usulan dua nama Cawagub Kepri yang diberikan Nurdin Basirun (Gubernur Kepri) kepada dewan pada Jumat (24/2) kemaren. Hal itu dikarenakan tidak didukung dokumen yang lengkap.
Dua nama Cawagub Kepri yang diusulkan Nurdin Basirun ke dewan adalah Isdianto dan Agus Wibowo.
“Benar. Surat Jumat (24/2) kemaren kita terima. Kita bahas bersama dan dikembalikan lagi surat itu. Karena dokumennya tidak lengkap,” kata dia, Senin (27/2) lalu.
Dokumen yang dimaksud, sambung Jumaga adalah Ijazah dua Cawagub termasuk SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) atau sebelumnya dikenal sebagai Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB), surat keterangan harta, kesehatan plus track record (catatan-catatan seseorang dari masa lampau sampai sekarang).
“Masak mau jadi Wagub, tidak ada identitasnya, itu wajib. Harus lengkaplah. Seharusnya gubernur tau itu dong. Harus ada dan lengkaplah termasuk track recordnya apa,” tutup Jumaga.
Seperti diketahui, partai pengusung Sanur berjumlah lima partai. Yakni, Demokrat, Nasdem, PPP, Gerindra dan PKB. Dua kandidat yaitu Agus Wibowo dan Isdianto merupakan usulan dari partai Demokrat. Sementara, partai diluar demokrat juga memberikan usulan nama kandidat salah satunya Isdianto yang mendapatkan rekomendasi dari lima partai pendukung. (yan)
