Danlantamal IV Kerahkan KAL dan Heli Pantau Tumpahan Minyak di Laut Bintan

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno mengerahkan Kapal Angkatan Laut (KAL) Welang dan Helikopter jenis BO-105 untuk memantau tumpahan minyak hitam di perairan laut Lagoi, Bintan, Minggu (25/3/2018).
“Saya perintahkan tim TNI AL memantau hal tersebut. Sehingga armada yang digerakkan dimulai dari perairan Utara Lagoi sampai Tanjung Berakit,” kata Eko dalam siaran presnya yang diterima redaksi prokepri.com.
Dari pengamatan melalui laut dan udara sementara, sambung Eko, belum ditemukan adanya pencemaran limbah serta kapal-kapal yang membuang minyak hitam tersebut.
“Patroli udara dilakukan Heli BO-105 milik Lanudal Tanjungpinang pada lokasi yang sama dengan hasil tidak ditemukannya kapal kapal yang membuang minyak hitam tetapi terlihat adanya pemcemaran limbah minyak hitam dalam jumlah kecil di Pantai Lagoi Bay, Nirwana dan sekitarnya,” ungkap Eko lagi.
Dengan hasil patroli laut dan udara tersebut, eko menduga, pencemaran minyak hitam yang terjadi di Pantai Lagoi, Nirwana dan sekitarnya disebabkan karena adanya pembersihan tangki bahan bakar atau pembuangan minyak lumpur yang dilakukan kapal yang melintas di Perairan Internasional atau kapal yang lego jangkar di sekitar OPL Timur.
“Hasil pembuangan tersebut terbawa sampai ke pantai karena dipengaruhi musim Angin Utara dan Timur Laut yang terjadi antara Bulan November hingga Maret,” papar Eko.
Eko menegaskan, hal seperti itu, hampir setiap tahun terjadi. Karena itu, diperlukan penanganan khusus yang dilakukan oleh semua pihak mulai dari Pemerintah Daerah (Pemda) bekerjasama dengan instansi, baik TNI dan Polri maupun sipil yang berhubungan dengan masalah tersebut.
“TNI AL dalam hal ini Lantamal IV akan terus melakukan operasi pengamanan laut melalui unsur-unsur KRI, Pesud dan KAL untuk mencegah serta meminimalisir kegiatan ilegal di laut termasuk pencemaran minyak,” tutup Eko.(cr1)
Editor : YAN
