Ansar Minta Masyarakat Tidak Golput di Pilkada 2020

 

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Calon Gubernur (Cagub) Provinsi Kepulauan Riau nomor urut tiga, H. Ansar Ahmad meminta masyarakat menggunakan hak pilih alias tidak golput di Pilkada tahun 2020 ini.

“Semua Paslon sudah memaparkan visi misi dan program kerjanya. Kita minta masyarakat jangan golput. Tentukan pilihan anda demi masa depan Kepulauan Riau yang kita cintai,” kata Ansar seusai menggelar kampanye di Jalan Sido Makmur Kelurahan Sei Jang Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, Senin (09/11/2020).

Ansar selalu taat azas dalam melakukan kampanye di masyarakat. Baginya, kampanye yang santun dan tetap mengedepankan protokol kesehatan adalah sebuah keniscayaan di Pilkada di saat pandemi Covid 19 seperti sekarang ini.

“Alhamdulillah, sejauh ini berjalan dengan baik. Kita tetap patuhi semua ketentuan KPU dan regulasi yang ada selama kampanye yang kita lakukan,” tuturnya.

Menurut Ansar, semua Paslon sudah melakukan kampanye sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Masyarakat dipersilahkan memberikan penilaian secara cerdas dari program-program yang disampaikan masing-masing Paslon selama kampanye.

Pemungutan suara Pilkada di Kepulauan Riau akan dilaksanakan pada 9 Desember nanti.

Sesuai jadwal, untuk perhitungan suara di tingkat kecamatan akan digelar pada 10-14 Desember, penghitungan suara di kabupaten/kota 13-17 Desember.

Penghitungan suara di tingkat provinsi untuk pemilihan gubernur berlangsung pada 16-20 Desember.

“Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan aman-aman saja,” tutup Ansar sambil tersenyum.

Seperti diketahui, tahapan kampanye sudah dimulai sejak 26 September 2020 lalu, memakan waktu lebih dari satu bulan.

Masing-masing Paslon Kepala Daerah juga sudah melakukan kampanye dan sosialisasi ke beberapa tempat yang bertujuan ingin mendulang suara yang sebanyak banyaknya.

KPU sendiri hanya memberi waktu hingga 5 Desember atau sebanyak 71 hari dari fase masa kampanye calon kepala daerah yang terbagi dalam tiga fase.

Fase pertama yakni kampanye pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, dialog, penyebaran bahan kampanye kepada umum pemasangan alat peraga dan/atau kegiatan lain.

Fase kedua, KPU akan menggelar debat publik/terbuka antarpasangan calon sebagai bagian dari kampanye calon kepala daerah. Fase pertama dan kedua masa kampanye itu akan digelar pada 26 September hingga 5 Desember 2020.

Sementara fase ketiga KPU akan membuka kampanye calon kepala daerah melalui media massa, cetak, dan elektronik, pada 22 November hingga 5 Desember 2020.

Masa tenang dan pembersihan alat peraga sendiri akan dilakukan pada 6-8 Desember 2020.

Pemungutan suara sekaligus penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) dilaksanakan pada 9 Desember 2020.(r/yan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.