Jasad Janin Bayi Dibuang di Tepi Laut Masih Berusia 6 Bulan

Polisi Menduga Hasil Pengguguran

Sosok jasad janin bayi laki-laki berusia sekitar 6 bulan kandungan, dalam kondisi telungkup tidak bernyawa ditermukan warfa di atas bebatuan di Tepi Laut, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Jum’at (2/6) sekitar pukul 10.45 WIB. Foto Prokepri.com/AL.

PROKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Sejumlah warga masyarakat di kawasan Jalan H Agus Salim, depan SMA Negeri 5, Tanjungpinang dikagetkan dengan penemuan sosok jasad janin bayi laki-laki berusia sekitar 6 bulan kandungan, dalam kondisi telungkup tidak bernyawa di atas bebatuan di Tepi Laut, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Jum’at (2/6) sekitar pukul 10.45 WIB.

Informasi serta pantauan di lapangan, jasa janin bayi tersebut diduga sengaja dibuang oleh wanita yang tidak bertanggungjawab usai melahirkan bayi tersebut secara diam-diam. Kemudian bayi itu dibuang begitu saja dengan cara dilempar dari tepi jalan menuju pantai tempat ditemukannya bayi itu.

Perkiraan sementara Polisi, jasa bayi tersebut diduga baru dilahirkan oleh pelaku, kemudian dibuang ke tepi laut, sebelum akhirnya ditemukan beberapa jam kemudian oleh warga.

Jasad bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh seorang anak laki-laki bernama Arman Solisa (9) yang sedang bermain di tepi laut disekitar tempat kejadian perkara (TKP). Saat ditemukan, kondisi tali pusar dari Ari-Ari bayi tersebut masih melekat dibadannya serta dilumuri darah segar.

Kemudian Arman menceritakan kepada pamannya Ismail Loilatu (41) untuk melihat sosok jada bayi tergeletak di atas batu saat itu, sebelum akhirnya dilaporkan ke Polsek Tanjungpinang Barat.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti Polisi dengan menerjunkan anggota Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tanjungpinang ke TKP untuk melakukan penyelidikan dan membawa jasad bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang untuk dilakukan visum oleh tim medis.

Kapolsek Tanjungpinang Barat AKP Yuhendri Januar SH, MH saat ditemui di TKP menjelaskan, melihat dari kondisi bayi yang ditemukan tersebut diduga hasil pengguguran oleh pelaku sebagai ibu bayi itu dan di buang di laut

“Sementara ini kita sedang menyelidiki kasus tersebut dengan mengolah TKP dan meminta bantuan kepada Inafis Polres Tanjungpinang untuk mendalami kasus tersebut, Mayat bayi ini kita bawa ke RSUD kota Tanjungpinang untuk di Autopsi,” ungkap Yuhendri.

Penulis : AL

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan